Teror Pembakaran oleh Pria Misterius Masih Terjadi di Bandung-Cimahi

Sedang Trending 50 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Setidaknya nyaris dua pekan terakhir terjadi dugaan tindakan pembakaran dengan motif tak jelas dan sasaran diduga random oleh orang tak dikenal (OTK) di Bandung dan Cimahi, Jawa Barat (Jabar).

Sebelumnya tindakan pembakaran dengan motif misterius oleh orang tak dikenal menyasar wilayah Andir, Astanaanyar di Kota Bandung hingga kota tetangga, Cimahi. 

Pekan ini pelaku nan diduga orang nan sama sekarang bertindak di Kelurahan Cijerah, Kota Bandung. Cijerah juga dikenal sebagai salah satu area perbatasan Kota Bandung dan Kota Cimahi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti peristiwa sebelum-sebelumnya, kejadian terbaru terjadi pada awal hari di sebuah permukiman di Kelurahan Cijerah pada Minggu (9/8) lalu. Rekaman kamera pengawas (CCTV) nan memperlihatkan gerak-gerik pelaku sekarang viral di media sosial.

Mengutip dari detikJabar, penduduk menyatakan pelaku membakar sejumlah objek mulai dari sepeda motor, jemuran pakaian, hingga penutup (cover) mobil milik penunggu setempat.

Kapolsek Bandung Kulon, Kompol Taufik, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan pendalaman intensif.

"Lagi ditindaklanjuti, kejadiannya beberapa hari nan lalu," kata Taufik, Rabu (12/8).

Dia mengonfirmasi dugaan kemiripan ciri-ciri pelaku dan modusnya dengan rentetan kasus pembakaran nan terjadi sebelumnya di wilayah lain di Bandung-Cimahi.

"Diduga mengenai dengan nan Andir," kata dia.

Dia bilang personel kepolisian sudah mengumpulkan bukti-bukti tambahan di lapangan, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap motif di kembali tindakan berantai tersebut.

Ciri-ciri laki-laki berhoodie misterius

Aksi pembakaran misterius berulang kali terjadi di sejumlah perspektif Kota Bandung dalam beberapa waktu terakhir itu pelakunya belum terungkap. Namun, ciri-ciri dan modus diduga sama. laki-laki menggunakan jaket alias sweter bertudung (hoodie) hitam, membawa tas punggung alias ransel, dan dilakukan awal hari WIB.

Adapun motifnya tetap misterius, lantaran sasarannya diduga tetap random (random). Hal lainnya adalah, titik aksinya adalah wilayah di Kota Bandung dan Cimahi yang letaknya berbatasan alias tak terlalu jauh. .

Jejak aksinya pertama kali mencuat di Jalan Ria, Cimahi dan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Jumat (31/7) dan Minggu (2/8). Dua tindakan itu dilakukan pada awal hari.

Aksinya pun terekam CCTV, dan api tak membesar lantaran keburu dimatikan penduduk nan melintas beberapa saat kemudian.

Di Cimahi, dalam rekaman nan viral terlihat tindakan seorang laki-laki melakukan tindakan pembakaran gerobak pedagang kaki lima (PKL) nan disimpan di area ruko-ruko Jalan Ria, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Mengutip dari detikJabar, dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), tindakan pembakaran itu di kota satelit Bandung itu diduga terjadi pada Jumat (31/7). Terduga pelaku pembakaran mengenakan sweater dengan tudung atau hoodie menutupi kepala sembari menggendong tas punggung alias ransel. 

Sriyono (45), pemilik gerobak bakso nan dibakar pelaku mengaku perlengkapan usahanya tersebut tak mengalami kerusakan parah lantaran api nan membakar keburu ketahuan penduduk nan melintas di letak kejadian.

"Saya tahunya Sabtu pagi, pas mau mulai jualan. Saya juga kurang tahu kenapa sampai ada nan mau membakar gerobak saya, mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap," kata Sriyono.

Sementara itu, Agung Kurniawan, pemilik gerobak dimsum dan ayam goreng juga menceritakan perihal nan sama. Ia tak tahu siapa orang nan tega membakar gerobak nan dia pakai mencari nafkah.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan olah TKP  mengenai tindakan pembakaran gerobak beberapa pedagang di area Jalan Ria tersebut.

"Sudah diterima informasinya, sudah ditindaklanjuti oleh personil dengan mengecek dan olah TKP. Kami sedang melakukan penyelidikan," kata Gofur awal pekan ini, dikutip dari detikJabar.

Di Bandung, jejak pertamanya terlihat saat membakar bendera Merah Putih nan dipasang di salah satu rumah di Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir. Daerah itu diketahui pula sebagai area perbatasan Kota Bandung dan Cimahi di sebelah barat.

Aksi nan dilakukan pada Minggu (2/8) awal hari WIB itu pun terekam kamera pengawas (CCTV), dan cuplikannya viral di media sosial. Polisi setempat pun telah turun tangan menyelidiki dugaan pembakaran tersebut.

"Kita tetap lakukan penyelidikan mengenai kejadian tersebut," kata Kapolsek Andir Kompol Triyono Raharja, Bandung, Senin (3/8) dikutip dari detikJabar.

Dari video nan beredar, laki-laki mengenakan hoodie berwarna hitam dan ransel melangkah di sebuah gang dan langsung melakukan pembakaran bendera nan ada di depan sebuah rumah warga. Rumah itu berada dalam gang nan lokasinya tak jauh dari Jalan Raya Bandung-Cimahi.

Namun, api tak membesar, lantaran sukses dipadamkan penduduk nan kebetulan melintas beberapa saat kemudian.

Pemilik rumah, Mia (61), mengaku berterima kasih ada penduduk nan melintas dan sukses memadamkan api nan membakar bendera Merah Putih nan dipasang di depan rumahnya tersebut.

"Kalau enggak ada orang pasti [api merambat] ke rumah," ujarnya.

Dia pun mengatakan pihak kepolisian dari Polsek Andir pun sudah datang ke tempatnya untuk melakukan pemeriksaan.

Kejadian serupa juga terjadi di area Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Selasa (4/8) awal hari sekitar pukul 02.40 WIB. Daerah Astanaanyar ini adalah pusat kota Bandung nan berbatasan dengan Andir di sebelah timurnya.

OTK dengan ciri-ciri nan sama dengan TKP di Andir dan Cimahi tersebut melakukan tindakan pembakaran gedung hingga menimbulkan kebakaran. Mengutip dari detikJabar, Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung pun kudu turun tangan untuk menjinakkan si jago merah.

Dari rekaman CCTV nan beredar, seorang laki-laki mengenakan hoodie hitam, masker, dan ransel tampak memantikkan api ke sebuah bangunan. Setelah pelaku meninggalkan TKP, tidak lama kemudian kobaran api muncul hingga penduduk berdatangan ke letak kejadian.

Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal mengonfirmasi soal pelaku kejahatan ini mempunyai ciri-ciri nan sama dengan pelaku di TKP Andir dan Cimahi. Pemilik rumah nan menjadi korban tindakan pembakaran tersebut sudah melakukan pelaporan resmi ke pihak kepolisian.

Pernyataan Polrestabes Bandung

Menanggapi kejadian-kejadian itu, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan saat ini, penyelidikan kejadian tersebut tengah berlangsung.

"Terkait adanya kejadian kemarin ya, ada diduga pembakaran bendera ya pada awal hari, saat ini sudah dilakukan penyelidikan," kata Anton, Rabu (5/8).

Disinggung tindakan pembakaran nan dilakukan pelaku, lebih dari satu kali dengan tempat nan berbeda, Anton belum dapat memastikan perihal tersebut.

"Ya memang ada indikasi kemiripan dengan ada di satu TKP lainnya juga ya, di wilayah Polsek Astana Anyar juga ya nan ada kemiripan. Tapi kami lagi pastikan apakah memang sama pelakunya alias belum, alias tidak seperti itu," katanya.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(tim/kid)

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional