Tetangga Nuklir RI Sukses Luncurkan Satelit Sendiri

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) sukses meluncurkan satelit observasi bumi EOS-05 menggunakan kendaraan peluncur GSLV-F17 pada hari Jumat pukul 2.55 pagi waktu setempat. Setelah sempat mengalami hambatan pada misi-misi sebelumnya, tim ISRO bekerja tanpa henti hingga akhirnya GSLV-F17 sukses menempatkan satelit EOS-05 ke Orbit Transfer Sub-Geosynchronous secara presisi pada pukul 3.14 pagi.

Mengutip India Express, Jumat (4/9/2026), peluncuran hari Jumat ini menandai kesuksesan perdana badan antariksa tersebut untuk tahun 2026. EOS-05 merupakan satelit pencitraan pertama India nan dirancang unik untuk memantau langsung dari orbit Geosynchronous di ketinggian sekitar 36.000 km di atas permukaan Bumi.

Tim ISRO mencatat bahwa kendaraan setinggi 51,7 meter tersebut diluncurkan dari landasan peluncuran kedua di Satish Dhawan Space Centre di Sriharikota di tengah guyuran hujan ringan. Kendaraan ini mencetak rekor lantaran membawa satelit terberat nan pernah diluncurkan ke orbit geosinkron dengan massa lepas landas mencapai 420,5 ton. Kepala ISRO, V Narayanan, menyambut ceria pencapaian luar biasa ini.

"Saya sangat senang mengumumkan bahwa kendaraan GSLV F-17 telah sukses dan secara tepat menyuntikkan satelit pencitraan geo EOS-05 nan canggih ke orbit nan dituju dan diwajibkan," ungkapnya. "Ini adalah peluncuran ke-107 dari Sriharikota dan misi ke-19 GSLV."

Narayanan menambahkan bahwa kesuksesan ini merupakan peluncuran kedua pada tahun finansial melangkah dan nan pertama bagi ISRO. Sebanyak enam peluncuran lagi telah ditargetkan untuk tahun finansial ini, termasuk satelit NVS-03. Tim ISRO juga tengah konsentrasi menyelesaikan misi Gaganyaan, di mana misi tanpa awak pertama di bawah program bergengsi tersebut dijadwalkan meluncur pada tahun finansial ini.

Peluncuran GSLV-F17 sendiri terdiri dari tiga tahap krusial, ialah tahap padat, propulsi cair, dan kriogenik. Sorak-sorai kemenangan seketika pecah di ruang peluncuran ketika penyelesaian tahap kriogenik diumumkan oleh para kepala pada 15 menit setelah lepas landas, menandai keberhasilan mengatasi hambatan teknis nan sempat menghantui tahap kriogenik di misi-misi sebelumnya.

Momen berhistoris ini turut disaksikan oleh 3 mantan kepala ISRO K Radhakrishnan, K Kiran Kumar, dan S Somanath, beserta tim dari Angkatan Udara dan Angkatan Laut India di letak peluncuran.

(tps/luc) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News