Ilustrasi.(Magnific)
MENGASUH anak, merawat orangtua nan lanjut usia, hingga tuntutan pekerjaan nan menumpuk sering kali membikin daya terkuras habis. Meski Anda menyadari bahwa olahraga sangat krusial bagi kesehatan, mengumpulkan niat dan tenaga untuk mulai bergerak rasanya mustahil saat tubuh sudah merasa sangat lelah.
Lantas, gimana orang-orang nan tampak sibuk tetap bisa konsisten berolahraga? Kuncinya Ialah menemukan jenis aktivitas nan Anda sukai.
"Orang nan termotivasi mempunyai daya nan luar biasa. Sementara nan tidak termotivasi seolah tidak punya daya sama sekali," ujar Michael Stack, fisiolog olahraga dan Presiden Physical Activity Alliance. Menemukan olahraga nan menyenangkan adalah langkah awal nan krusial.
Jika Anda sudah menemukan jenis olahraga nan disukai tetapi tetap merasa lemas, berikut beberapa tips dari para mahir untuk meningkatkan level daya Anda:
1. Perbaiki Higiene Tidur (Sleep Hygiene)
Sweta Gogineni, asisten guru besar klinis di UCLA, menekankan pentingnya kualitas istirahat. Jika Anda sering merasa terlalu capek untuk berolahraga, periksalah kebiasaan tidur Anda. Beberapa pedoman utama meliputi:
- Tidur dan bangun pada waktu nan sama setiap hari.
- Batasi penggunaan layar (gadget) 1-2 jam sebelum tidur.
- Pastikan bilik tidur gelap, sejuk, dan tenang.
- Hindari kafein dan alkohol menjelang waktu tidur.
2. Konsumsi Karbohidrat alias Kafein sebelum Latihan
Camilan nan tepat dapat menjadi bahan bakar instan. Cobalah mengonsumsi karbohidrat sederhana nan mudah dicerna seperti pisang alias roti sekitar satu jam sebelum berolahraga. Selain itu, kafein dalam dosis moderat (100-200 mg) dapat membantu meningkatkan performa dan daya bagi sebagian besar orang.
3. Manfaatkan Power Nap
Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang selama 30 hingga 90 menit dapat meningkatkan performa atletik. Namun, pastikan tidur siang dilakukan sebelum pukul 15.00 agar tidak mengganggu siklus tidur malam Anda.
4. Tambahkan Faktor Eksternal nan Menyenangkan
Jika berolahraga sendirian terasa membosankan, cobalah berasosiasi dengan kelas kebugaran grup alias melangkah kaki berbareng teman. Paparan sinar mentari pagi juga sangat efektif untuk mengatur ritme sirkadian tubuh dan membikin Anda merasa lebih waspada.
5. Evaluasi Strategi Pemulihan
Banyak orang melakukan olahraga dengan intensitas terlalu tinggi di awal sehingga tubuh tidak sempat pulih. Jika hari ini Anda melakukan latihan berat, pastikan keesokan hari Anda memilih aktivitas intensitas rendah. Pemulihan adalah kunci agar Anda mempunyai daya untuk sesi berikutnya.
6. Pastikan Asupan Kalori Mencukupi
Kalori, terutama karbohidrat, adalah bahan bakar utama tubuh. Jika Anda sedang menjalani diet ketat alias terlalu sibuk hingga melewatkan makan, tubuh bakal kekurangan energi. Pastikan asupan kalori harian Anda tetap berada dalam pemisah sehat (minimal 1.200 untuk wanita dan 1.500 untuk pria) agar kegunaan tubuh tetap optimal.
7. Bersikap Lebih Baik pada Diri Sendiri
Ubah pola pikir Anda. Alih-alih berkata, "Saya terlalu capek untuk olahraga," cobalah katakan, "Jika saya bergerak sedikit, saya bakal merasa lebih segar setelahnya."
Jangan terjebak dalam pemikiran all-or-nothing. Jika Anda melewatkan satu sesi, jangan menyerah sepenuhnya. Penerimaan diri bakal memberikan daya psikologis nan Anda butuhkan untuk mulai bergerak kembali.
Catatan Penting: Jika Anda sudah mendapatkan tidur nan cukup tetapi tetap merasa capek secara kronis, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendeteksi kemungkinan gangguan tidur seperti sleep apnea alias kondisi kesehatan lain. (Washington Post/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·