Kemensos Bantu Keluarga Satpam yang Dibunuh di Waduk Jatiluhur

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Kemensos Bantu Keluarga Satpam nan Dibunuh di Waduk Jatiluhur Sumarna, satpam nan diduga dibunuh di area Waduk Jatiluhur, Purwakarta(Dok.Istimewa)

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi memberikan pendampingan kepada family korban ialah Sumarna, petugas keamanan nan ditemukan meninggal bumi di area Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat (24/7).

Langkah pendampingan diawali dengan kunjungan pekerja sosial ke rumah duka untuk berjumpa istri almarhum, Siti Maryam, beserta kedua anaknya. Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan asesmen awal guna mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan family nan ditinggalkan.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menjelaskan bahwa proses pendalaman kondisi family belum dapat dilakukan secara menyeluruh lantaran suasana duka tetap menyelimuti keluarga.

"Tim Kementerian Sosial sudah berjamu ke rumah duka, berbincang dengan keluarga, namun seperti kita ketahui tetap dalam suasana duka, sehingga belum bisa dilakukan asesmen secara mendalam," kata Mensos dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Selain pendampingan, Kemensos telah menyalurkan support biaya pemakaman nan diserahkan langsung kepada family almarhum sebagai corak support awal.

Berdasarkan info nan diperoleh, Sumarna telah mengabdikan diri sebagai satpam di Perum Jasa Tirta II selama sekitar 17 tahun. Selama itu pula dia menjadi tulang punggung keluarga. Ia meninggalkan seorang istri dan dua anak nan tetap menempuh pendidikan.

Hasil penelusuran melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) menunjukkan bahwa Siti Maryam tercatat berada pada desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sementara itu, kedua anak almarhum telah menerima faedah Program Indonesia Pintar (PIP) dan juga bakal memperoleh danasiwa hingga jenjang perguruan tinggi dari Perum Jasa Tirta II.

Ke depan, Kemensos memastikan pendampingan terhadap family bakal terus dilakukan. Asesmen lanjutan bakal menjadi dasar bagi penentuan corak intervensi nan dibutuhkan agar support nan diberikan sesuai dengan kondisi keluarga.

Selain itu, Kemensos juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi berupa support kewirausahaan bagi Siti Maryam. Program tersebut diharapkan dapat membantu family memperoleh sumber penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Tentu kita terus lakukan pendampingan, dan jika diperlukan juga bakal diberikan support kewirausahaan sebagai corak pemberdayaan bagi keluarga," tuturnya.  (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia