Terkendala Cuaca, Basarnas Tunda Pencarian Bawah Laut KM Virgo hingga Besok

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kiri) memberikan keterangan pembaruan operasi SAR Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di Posko Nasional Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 nan terbalik di Laut Jawa memasuki hari kedua, Senin (14/9). Namun, rencana pencarian bawah laut terpaksa ditunda lantaran kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, tim penyelam dari Kopaska TNI AL hingga Basarnas Special Group (BSG) belum dapat diturunkan hari ini.

“Karena kondisi cuaca nan tidak memungkinkan sehingga teman-teman nan sudah kita siapkan, baik itu dari Kopaska TNI AL, kemudian ada satu tim penyelam unik juga dari disiapkan dari TNI AL, kemudian dari teman-teman Badan SAR Nasional, hari ini belum bisa kita turunkan lantaran memang kondisi cuaca,” kata Syafii dalam konvensi pers, Senin (14/9).

Basarnas berencana melakukan pencarian bawah laut besok, Selasa (15/9), setelah KRI Canopus tiba di lokasi. Kapal tersebut bakal membawa sejumlah teknologi untuk membantu pencarian, mulai dari drone bawah laut, Multibeam Echo Sounder, hingga remotely operated vehicle (ROV).

“Kita merencanakan bahwa KRI Canopus nan tetap dalam perjalanan, mudah-mudahan besok pagi sudah sampai di letak dan tahapan operasi nan bakal kita laksanakan, kita bakal melaksanakan pencarian underwater dengan menggunakan teknologi nan dimiliki oleh Kapal Canopus tersebut,” ujar dia.

Namun, operasi bawah laut juga menghadapi tantangan lain. Posisi buntang kapal nan tetap bergerak membikin tim kudu berhati-hati dalam menentukan langkah pencarian.

Syafii menyebut posisi kapal saat ini telah bergeser sekitar 1,6 nautical mile dari titik sebelumnya. Kapal tetap dalam kondisi terbalik dan berada di kedalaman sekitar 30 meter.

“Dari nan kemarin saya sampaikan, saat ini sudah bergeser kira-kira 1,6 nautical mile dalam kondisi terbalik. Artinya bahwa kapal ini di dalamnya tetap ada sekat-sekat alias ruang-ruang kosong sehingga memungkinkan kapal ini tetap bisa bergeser melayang,” jelasnya.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu argumen pencarian bawah laut tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

129 Korban Masih Dicari

Gambar udara kapal penumpang Virgo Transport 8 nan terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto: BASARNAS via REUTERS

Hingga hari kedua operasi SAR, Basarnas mencatat 114 korban telah ditemukan. Sebanyak 108 orang dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 6 korban ditemukan meninggal dunia.

Dengan demikian, tetap ada 129 korban nan dalam pencarian dari total 243 orang nan berada dalam manifes KM Virgo Transport 8.

“Jumlah korban dari 243 POB nan kita cari, sebanyak 114 korban sudah ditemukan. Kemudian 129 tetap dalam pencarian,” kata Syafii.

Basarnas tetap memprioritaskan pencarian di permukaan air sembari mempersiapkan operasi bawah laut pada hari ketiga.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan