Siti Maulida, siswi SDN Cimahpar 5 Bogor.(MI/Despian Nurhidayat)
SUASANA haru sekaligus bangga menyelimuti SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (10/6). Siti Maulida, seorang siswi kelas IV, dengan lantang membacakan surat terbuka nan ditujukan unik untuk Presiden Prabowo Subianto.
Di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti serta Menteri Koordinator bagian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Siti menyampaikan rasa syukur mendalam mewakili rekan-rekan sejawatnya atas wajah baru sekolah mereka.
“Melalui surat ini, kami mau mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas gedung sekolah baru nan telah diberikan kepada kami,” ujar Siti Maulida saat membacakan suratnya dengan penuh semangat.
Ia mengungkapkan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan telah mengubah gedung sekolah mereka menjadi akomodasi nan jauh lebih bagus, nyaman, dan aman. Transformasi ini diakui Siti membikin suasana belajar setiap hari menjadi jauh lebih menyenangkan.
Tak hanya soal infrastruktur, Siti juga menitipkan pesan terima kasih atas penerapan program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, asupan nutrisi tersebut memberikan daya tambahan bagi para siswa untuk lebih konsentrasi dan antusias dalam menyerap pelajaran.
“Kami merasa sangat senang dan berterima kasih atas perhatian Bapak Presiden kepada kami, anak-anak Indonesia. Kami berjanji bakal giat belajar, disiplin, dan menjadi anak nan baik agar bisa meraih cita-cita serta membanggakan bangsa dan negara,” tuturnya tulus.
Pesan Presiden: Jangan Rendah Diri
Merespons surat tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan pesan unik dari Presiden Prabowo Subianto untuk seluruh siswa di SDN Cimahpar 5. Presiden menekankan agar anak-anak Indonesia tidak pernah merasa rendah diri meski tidak tinggal di ibu kota.
“Pak Presiden berpesan agar kalian jadi anak-anak Indonesia nan rajin, kudu jadi anak-anak nan hebat. Bercita-cita nan mulia, bercita-cita nan tinggi. Jangan rendah diri, jangan penakut. Jangan mudah menyerah,” kata Abdul Mu’ti menirukan pesan Presiden.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa setiap anak mempunyai keahlian nan setara untuk bersaing. Presiden juga menitipkan pesan agar para siswa mulai serius menguasai bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan di bumi global.
“Pak Presiden berpesan agar kalian kuasai bahasa asing. Ya, kuasai bahasa asing agar bisa bersaing,” pungkasnya. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·