Telur Omega vs Telur Biasa, Apa Bedanya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Ilustrasi telur di dalam kulkas. Foto: Shutterstock

Moms, penasaran nggak sih, apa bedanya telur omega dan telur biasa? Benar nggak ya, telur omega lebih bergizi dibanding telur biasa sehingga harganya lebih mahal?

Mengutip Science Direct, secara umum, perbedaan utama telur omega dan telur biasa terletak pada kandungan masam lemak omega-3, bukan pada bentuk, rasa, alias langkah memasaknya. Telur omega dihasilkan dari ayam nan diberi pakan khusus, misalnya biji rami (flaxseed), minyak ikan, alias mikroalga, sehingga kuning telurnya mengandung lebih banyak omega-3 dibanding telur biasa.

Apa Itu Telur Omega?

Mahasiswa UNY kembangkan penemuan produksi telur omega-3 dan ayam DOC berbasis smart farming. Foto: Dok. UNY

Telur omega adalah telur nan berasal dari ayam petelur dengan pakan nan diformulasikan agar kandungan omega-3 dalam telurnya meningkat. Menurut review di Food Research International, komposisi lemak telur bisa dimodifikasi melalui pakan ayam, terutama dengan menambahkan sumber omega-3 seperti flaxseed alias fish oil.

Artinya, ayamnya tetap ayam biasa, tetapi makanannya diatur agar menghasilkan telur dengan profil lemak nan berbeda.

Bedanya dengan Telur Biasa

Ilustrasi kuning telur Foto: Dok.Shutterstock

Berikut perbedaan utama telur omega dan telur biasa:

1. Kandungan Omega-3 Lebih Tinggi

Telur omega mengandung lebih banyak omega-3, terutama DHA dan kadang EPA, dua jenis lemak sehat nan krusial untuk otak, mata, dan jantung.

Mengutip PubMed, dalam studi klinis tahun 2025, konsumsi telur omega selama 30 hari meningkatkan kadar DHA darah jauh lebih tinggi dibanding telur biasa. Kelompok nan makan telur biasa hanya mengalami kenaikan total omega-3 sekitar 13%, sementara golongan telur omega meningkat jauh lebih besar.

2. Protein Hampir Sama

Kandungan protein telur omega dan telur biasa umumnya tidak jauh berbeda. Keduanya tetap sumber protein komplit nan mengandung masam amino esensial.

3. Vitamin dan Mineral Bisa Mirip alias Sedikit Lebih Tinggi

Beberapa telur omega juga diperkaya nutrisi lain seperti vitamin E, selenium, lutein, alias zeaxanthin, tergantung pakan ayamnya.

4. Harga Biasanya Lebih Mahal

Karena proses pakan dan produksinya lebih khusus, telur omega umumnya dijual lebih mahal daripada telur biasa.

Telur Mana nan Lebih Sehat?

Keduanya sehat dan bergizi. Jika Anda jarang makan ikan laut berlemak seperti salmon, sarden, alias tuna, telur omega bisa menjadi pengganti tambahan asupan omega-3. Namun jika pola makan Anda sudah seimbang, telur biasa pun tetap pilihan nan baik.

Jadi, Pilih nan Mana?

Pilih telur omega jika Anda mau tambahan omega-3 praktis dari makanan harian. Pilih telur biasa jika mau opsi nan lebih ekonomis tetapi tetap kaya protein dan nutrisi.

Yang paling krusial bukan hanya jenis telurnya, tetapi pola makan secara keseluruhan: cukup sayur, buah, protein, dan lemak sehat lainnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan