
Ilustrasi.
JAKARTA – Setelah merayakan Idulfitri, umat Islam dapat memanfaatkan bulan Syawal untuk meraih ibadah melalui beragam ibadah sunnah, termasuk puasa enam hari Syawal dan puasa Senin-Kamis. Kedua ibadah sunnah ini, selain mudah dijalankan, juga mempunyai keistimewaan nan besar.
Puasa Senin-Kamis adalah salah satu puasa sunnah nan sangat dianjurkan Rasulullah SAW, apalagi jika dilakukan secara konsisten. Sementara itu, puasa Syawal adalah puasa sunnah nan dijalankan selama enam hari di bulan Syawal.
Puasa Senin-Kamis di Bulan Syawal
Mayoritas ustadz beranggapan bahwa niat puasa Senin-Kamis dapat digabungkan dengan puasa Syawal. Artinya, jika seorang muslim berpuasa pada hari Senin alias Kamis di bulan Syawal, dia bisa beriktikad sekaligus melaksanakan puasa Syawal dan puasa Senin/Kamis, asalkan niatnya jelas dan tidak mencampuradukkan puasa wajib (misalnya qadha Ramadhan) dengan keduanya sekaligus.
Niat Puasa Senin-Kamis dan Puasa Syawal
Niat Puasa Sunnah Hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ اْلِإثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالىَ
Nawaitu shouma ghadin yaumal itsnaini sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat berpuasa sunnah besok hari Senin lantaran Allah Ta’ala.”
Niat Puasa Sunnah Hari Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ اْلخَمِيْسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالىَ
Nawaitu shouma ghadin yaumal khomisi sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat berpuasa sunnah besok hari Kamis lantaran Allah Ta’ala.”
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·