Cucu Pendiri NU Gus Salam hingga Pengasuh Ponpes Tebuireng Gus Kikin Masuk Bursa Ketum PBNU

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Cucu Pendiri NU Gus Salam hingga Pengasuh Ponpes Tebuireng Gus Kikin Masuk Bursa Ketum PBNU

Cucu Pendiri NU Gus Salam/ist

JAKARTA – Puluhan ribu penduduk NU diperkirakan bakal menghadiri Muktamar ke-35, di PP Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.  Gelaran lima tahunan jam’iyyah itu juga sekaligus tabarrukan kunjungan muassis alias pendiri NU di Jombang, Kiai Abdul Wahab Chasbullah di Tambakberas.

Sejumlah tokoh bakal maju sebagai kandidat calon Ketua Umum PBNU. Diantaranya Pengasuh Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar Kiai Abdussalam Shohib (Gus Salam) nan juga cucu salah satu pendiri NU, Kiai Bisri Syansuri dan Pengasuh Ponpes Tebuireng Kiai Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) nan juga cicit pendiri NU Kiai Hasyim Asy'ari.

“Saya menyambut baik deklarasi para kandidat caketum PBNU, termasuk nan dari Jawa Timur, Gus Kikin. Kita berkompetisi kecakapan secara sehat untuk mendapatkan kepercayaan peserta muktamar, baik dari PWNU, PCNU maupun PCI NU,” ujar Caketum PBNU, Gus Salam, Minggu (9/8/2026).

Namun nan terpenting bagi Gus Salam adalah restu dan angan dari sesepuh NU dan Pesantren. Karena, ruh dan penjaga jam’iyyah Nahdlatul Ulama adalah nan mempunyai sanad ideologis dan keilmuan serta keteladan dari muassis dan pendahulu NU.

“Dalam muktamar kelak kudu fair, terbuka dan kader-kader terbaik NU berkesempatan sama untuk dipilih. Karena, start abad kedua NU kudu dengan landasan sistem nan baik dan jauh dari intervensi pihak diluar NU nan membahayakan masa depan dan kepribadian jam’iyyah,” ujarnya.

Gus Salam mengaku mendapat perintah dari para pembimbing dan ustad nan merupakan sesepuh NU dan pesantren.

“Perintahnya agar dirinta berupaya mendapatkan kepercayaan dalam muktamar NU untuk menjadi ketua umum PBNU, mendatang,”tandasnya.

Pengasuh PP Tabassam Al Falah, Ploso Kediri, Kiai M. Makmun Mahfudz namalain Gus Makmun menambahkan, angan masyayikh dan juga angan penduduk NU bahwa PBNU ke depan tidak ada kubu-kubuan, jauh dari bentrok internal.

“Terselenggara sesuai jalan perjuangan NU dan memberi akibat nan nyata bagi penduduk NU di arus bawah,” ujar Ketua PCNU Kediri tersebut.

“Caketum PBNU, Gus Salam membawa misi masyayikh agar membangun rekonsiliasi total dalam NU, membangun budaya khidmah NU searah dengan kepribadian pesantren, dan menggerakkan kemajuan NU dengan kebijaksanaan berdasar potensi dan kesempatan di masing-masing daerah,” lanjutnya.

Salah satu kuncinya kata dia adalah terletak pada kapabilitas keilmuan dan pengalaman nyata berkhidmah nan dibutuhkan NU dari para kandidat Caketum PBNU.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com