Cikal Bintang
, Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2026 |16:19 WIB

Stadion Lukas Enembe merupakan markas dari Persipura Jayapura. (Foto: Instagram/persipurapapua1963)
JAKARTA - Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kericuhan dahsyat nan pecah di Stadion Lukas Enembe setelah berakhirnya duel antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengecam tindakan pemberontak tersebut dan berambisi peristiwa memilukan ini tidak kembali menodai integritas kejuaraan di Tanah Air.
Kericuhan meletus sesaat setelah peluit panjang dibunyikan dalam laga babak play-off promosi Liga 2 alias Championship 2025-2026 nan berjalan di Jayapura, Papua, Jumat 8 Mei 2026 kemarin. Pertandingan tersebut berhujung dengan skor tipis 0-1 untuk kelebihan tim tamu.
Hasil itu memastikan Adhyaksa FC mengunci tiket promosi ke kasta tertinggi, sementara langkah tim Mutiara Hitam kudu terhenti dan kandas kembali ke kasta utama musim depan. Kekecewaan mendalam akibat kegagalan promosi memicu amuk massa di area stadion.
Berdasarkan rekaman nan viral di jagat maya, oknum suporter merangsek masuk ke lapangan, melakukan pengrusakan akomodasi termasuk bench pemain, hingga bersambung pada pembakaran sejumlah kendaraan di area luar stadion. Insiden ini menambah catatan kelam bagi suasana sepak bola nasional nan sedang berupaya bangkit.
1. Keprihatinan PSSI
Laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC berhujung ricuh (Foto: Instagram/@prettygirllo0oni)
"PSSI sangat menyayangkan kericuhan ini terjadi di Jayapura, dan tentu kita prihatin dengan keributan ini," kata Yunus dalam keterangan resmi nan diterima Okezone, Sabtu (9/5/2026).
Yunus meyakini tindakan destruktif tersebut dipicu oleh oknum tertentu nan tidak mencerminkan sikap original pecinta sepak bola di tanah Papua.
"PSSI juga tidak sampai berprasangka jelek terjadinya perihal seperti kejadian tadi malam. Karena kami tahu bahwa masyarakat dan suporter, masyarakat Papua, suporter Persipura sangat cinta dengan sepak bola. Tentu dengan cinta bakal sepak bola, pasti kami percaya untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Stadion Lukas Enembe," tambahnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·