
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: X)
JAKARTA – Spekulasi mengenai kondisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berkembang setelah Gedung Putih pada Sabtu (4/4/2026) mengumumkan bahwa dia tidak bakal tampil di depan umum untuk sisa hari itu.
Pengumuman tersebut, nan dirilis menyusul kejadian penembakan tujuh pesawat AS di atas Iran, memicu spekulasi mengenai kepanikan lantaran Trump biasanya menghabiskan akhir pekan bermain golf di Mar-a-Lago. Sebagaimana dilaporkan, setidaknya sebuah jet tempur F-15 ditembak jatuh di Iran, memicu operasi pencarian dua pilotnya, nan kemudian menyebabkan dua helikopter Black Hawk juga ditembak jatuh.
Spekulasi lebih jauh mengenai kesehatannya muncul setelah laporan di media sosial menyebut Trump menjalani perawatan di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed. Laporan ini, ditambah memar pada tangan dan pembengkakan kaki nan terlihat dalam beberapa foto terakhir Trump, memunculkan dugaan bahwa dia menderita stroke alias dalam kondisi kesehatan nan buruk.
Bahkan, belakangan muncul rumor bahwa Trump telah meninggal dunia.
Merespons rumor tersebut, ahli bicara pribadi Trump, Steven Cheung, membantah bahwa Trump dilarikan ke Walter Reed. Cheung menegaskan bahwa Trump bekerja sepanjang akhir pekan di Gedung Putih.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·