Taeyang BIGBANG Soroti Kabut Asap Karhutla di Konser Singapura

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Taeyang BIGBANG Soroti Kabut Asap Karhutla di Konser Singapura Konser BIGBANG di Stadion Nasional Singapore.(Dok. IG @youngbae)

ANGGOTA grup pujaan legendaris BIGBANG, Taeyang, menjadi perbincangan hangat netizen setelah menunjukkan kepeduliannya terhadap rumor lingkungan saat menggelar konser di Stadion Nasional Singapura, Selasa (20/10). Di atas panggung, penyanyi berjulukan original Dong Young-bae ini secara terbuka menyinggung kondisi kabut asap akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan menyelimuti area tersebut.

Dalam cuplikan video nan viral di media sosial, Taeyang mengaku sempat merasa resah kondisi cuaca ekstrem tersebut bakal mengganggu jalannya pertunjukan. Ia cemas jarak pandang nan terbatas akibat kabut asap membuatnya tidak bisa memandang wajah para fans nan datang memenuhi stadion.

"Hari ini saya sedikit cemas tidak dapat memandang wajah Anda sekalian lantaran kekhawatiran mengenai kondisi ini. Namun ternyata, saya dapat memandang semua wajah Anda dengan sangat jelas dari sini," ujar Taeyang nan langsung disambut sorak-sorai meriah dari penonton.

Selain menunjukkan sisi empatinya, Taeyang juga sukses mencairkan suasana dengan selera humornya nan khas. Ia sempat melontarkan candaan mengenai suhu udara Singapura nan sangat terik dan membandingkannya dengan kuliner ikonik setempat.

"Meskipun cuaca di Singapura ini betul-betul panas, betul kan? Tapi, saya mau Anda semua membikin tempat ini terasa lebih panas daripada cuaca ini. Atau setidaknya, lebih panas daripada Chili Crab," ucapnya sembari tertawa.

Aksi spontan tersebut mendadak viral setelah diunggah oleh akun IG @psnewsid. Banyak warganet dan fans K-Pop memberikan apresiasi atas kepekaan Taeyang terhadap rumor lingkungan serta kemampuannya menjaga kenyamanan fans di tengah situasi cuaca nan kurang kondusif.

Kehadiran Taeyang di Singapura kali ini memang menjadi salah satu agenda musik nan paling dinantikan di Asia Tenggara. Sikapnya nan tetap ahli dan perhatian terhadap perincian lingkungan semakin memperkuat posisinya sebagai pujaan nan dicintai lintas generasi. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑