Ilustrasi.(Magnific)
SURAT Al-Mulk merupakan surat ke-67 dalam Al-Qur'an nan terdiri dari 30 ayat. Surat ini termasuk dalam golongan surat Makkiyah dan menjadi pembuka bagi Juz 29.
Di kalangan umat Islam, Surat Al-Mulk mempunyai kedudukan nan sangat istimewa, terutama lantaran rekomendasi Rasulullah SAW untuk membacanya setiap malam sebagai pelindung di alam barzakh. Simak lebih jauh pembahasannya.
Makna Nama dan Nama Lain Surat Al-Mulk
Secara bahasa, Al-Mulk (الملك) berfaedah Kerajaan atau Kekuasaan. Nama ini diambil dari kata nan terdapat pada ayat pertama surat ini. Selain Al-Mulk, surat ini mempunyai beberapa nama lain nan menunjukkan fungsinya nan luar biasa:
- At-Tabarak: Berarti Maha Suci, merujuk pada kalimat pembuka surat ini.
- Al-Munjiyah: Berarti Penyelamat, lantaran surat ini menyelamatkan pembacanya dari balasan kubur.
- Al-Waqiyah: Berarti Pelindung, lantaran dia melindungi orang nan mengamalkannya.
- Al-Manniah: Berarti Penghalang, ialah penghalang antara pembacanya dengan siksa api neraka alias balasan kubur.
Asbabun Nuzul Surat Al-Mulk
Secara umum, surat-surat Makkiyah turun untuk memperkuat iktikad dan tauhid. Terkait asbabun nuzul (sebab turunnya) secara spesifik untuk ayat ke-13, para mahir tafsir menyebut bahwa ayat tersebut turun berangkaian dengan kaum musyrikin nan sering membicarakan Rasulullah SAW secara sembunyi-sembunyi.
Mereka berbicara satu sama lain, "Rahasiakanlah perkataan kalian agar Tuhannya Muhammad tidak mendengarnya." Maka turunlah ayat:
"Dan rahasiakanlah perkataanmu alias lahirkanlah. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati." (QS. Al-Mulk: 13)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu, baik nan dibisikkan maupun nan dinyatakan secara terang-terangan.
Kandungan Pokok Surat Al-Mulk
Surat Al-Mulk mengandung pesan-pesan teologis nan sangat mendalam. Berikut poin-poin utama kandungannya:
- Kekuasaan Mutlak Allah: Menegaskan bahwa Allah adalah pemilik kerajaan langit dan bumi serta berkuasa atas segala sesuatu.
- Tujuan Penciptaan Hidup dan Mati: Allah menciptakan hidup dan meninggal untuk menguji siapa di antara manusia nan paling baik amalnya (Ayat 2).
- Kesempurnaan Ciptaan Allah: Allah menantang manusia untuk memandang langit dan alam semesta; tidak bakal ditemukan abnormal alias ketidakseimbangan dalam ciptaan-Nya.
- Ancaman bagi Orang Kafir: Gambaran tentang penyesalan penunggu neraka nan tidak menggunakan logika dan pendengaran mereka untuk mengikuti kebenaran.
- Kabar Gembira bagi Orang Beriman: Janji pembebasan dan pahala nan besar bagi mereka nan takut kepada Allah meskipun tidak melihat-Nya (Ghaib).
Keutamaan Membaca Surat Al-Mulk
Banyak sabda sahih nan menjelaskan fadhilah alias keistimewaan membaca surat ini secara rutin, di antaranya:
1. Memberi Syafaat hingga Diampuni
Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya ada satu surat di dalam Al-Qur'an nan terdiri dari tiga puluh ayat nan dapat memberi syafaat bagi pembacanya sampai dia diampuni, ialah surat Tabarakalladzi biyadihil mulku." (HR. Abu Dawud & Tirmidzi).
2. Penyelamat dari Siksa Kubur
Abdullah bin Mas'ud mengatakan bahwa siapa nan membaca Surat Al-Mulk setiap malam, Allah bakal menghindarkannya dari siksa kubur.
3. Kebiasaan Rasulullah SAW
Rasulullah SAW tidak bakal tidur sebelum membaca Surat Al-Sajdah dan Surat Al-Mulk (HR Tirmidzi).
Checklist Amalan Surat Al-Mulk
| Sebelum Tidur | Membaca 30 Ayat Al-Mulk | Perlindungan Siksa Kubur |
| Setiap Hari | Tadabbur Makna | Meningkatkan Ketauhidan |
| Kapan Saja | Menghafal Sedikit demi Sedikit | Menjaga Al-Qur'an dalam Dada |
FAQ Seputar Surat Al-Mulk
1. Kapan waktu terbaik membaca Surat Al-Mulk?
Waktu nan paling utama adalah pada malam hari sebelum tidur, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
2. Apakah kudu hafal untuk mendapatkan keutamaannya?
Tidak harus. Keutamaan bisa didapatkan dengan membaca mushaf, melalui aplikasi, alias membacanya dalam salat. Namun, menghafalnya tentu lebih utama.
3. Apakah wanita menstruasi boleh mendengarkan Surat Al-Mulk?
Boleh. Wanita menstruasi diperbolehkan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an dan tetap mendapatkan pahala dari menyimak serta mentadabburinya.
4. Mengapa Surat Al-Mulk disebut sebagai penyelamat siksa kubur?
Karena surat ini berisi pengakuan atas kekuasaan Allah dan pengingat bakal kematian, nan jika diresapi bakal menjauhkan seseorang dari kemaksiatan nan menjadi karena siksa kubur.
5. Apakah membaca Al-Mulk saja cukup tanpa mengamalkan isinya?
Membacanya memberikan pahala dan syafaat, namun kesempurnaan manfaatnya diraih dengan memahami dan mengamalkan kandungannya, seperti menjauhi maksiat dan menyadari bahwa hidup adalah ujian untuk memberikan kebaikan terbaik.
6. Bolehkah membaca Al-Mulk saat salat Tahajud alias Witir?
Sangat dianjurkan. Membaca Surat Al-Mulk dalam salat malam menggabungkan keistimewaan membaca Al-Qur'an di waktu malam dengan keistimewaan ibadah salat itu sendiri.
7. Apakah keistimewaan ini bertindak jika hanya mendengarkan melalui audio?
Mendengarkan dengan saksama (istima') tetap mendatangkan rahmat Allah, namun keistimewaan "pemberi syafaat" dalam sabda secara tekstual merujuk pada orang nan membacanya (qara'a).
8. Apa nan dimaksud dengan ujian kebaikan terbaik dalam ayat ke-2?
Para ustadz menjelaskan bahwa kebaikan terbaik (ahsanu 'amala) adalah kebaikan nan paling tulus lantaran Allah dan paling betul sesuai dengan tuntunan syariat.
Kesimpulan
Surat Al-Mulk bukan sekadar referensi pengantar tidur, melainkan manifesto ketauhidan nan mengingatkan manusia bakal kedaulatan Allah atas alam semesta. Dengan merutinkan referensi ini, seorang mukmin tidak hanya mendapatkan ketenangan jiwa di dunia, tetapi juga agunan perlindungan di alam barzakh dan syafaat di hari hariakhir kelak. Menjadikan Al-Mulk sebagai bagian dari rutinitas malam adalah investasi spiritual nan sangat berbobot bagi setiap muslim.
Catatan Redaksi: Amalkanlah membaca Surat Al-Mulk secara konsisten setiap malam. Jika belum lancar membaca, Anda bisa memulainya dengan menyimak murottal sembari memperhatikan teksnya hingga terbiasa.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·