Selain memberikan makanan bergizi seimbang, pemberian beberapa vitamin dan suplemen juga dianjurkan untuk menunjang tumbuh kembang dan kondisi kesehatan anak.
Meski begitu, dengan banyaknya jenis vitamin dan suplemen nan dijual di pasaran, beberapa orang tua mungkin saja merasa bingung: Sebenarnya, vitamin apa saja, sih, nan perlu dikonsumsi anak?
Ya Moms, faktanya memang tidak semua vitamin perlu diberikan secara rutin kepada anak. Beberapa vitamin dan unsur gizi memang direkomendasikan pada usia alias kondisi tertentu, sementara lainnya diberikan sesuai kebutuhan anak.
Dokter Spesialis Anak sekaligus Expert kumparanMOM, dr. Nitish Adnani, Sp.A, menjelaskan ada 3 suplemen nan memang direkomendasikan untuk dikonsumsi pada anak, yaitu:
3 Rekomendasi Vitamin nan Dianjurkan Dokter
1. Vitamin D
Vitamin D disarankan untuk dikonsumsi anak setiap hari, apalagi sudah boleh diberikan pada anak sejak usia 0 bulan namalain baru lahir, Moms.
"Vitamin D direkomendasikan untuk anak usia 0-1 tahun sebanyak 400 IU per hari. Sementara untuk anak usia 1-18 tahun nan berisiko mengalami defisiensi vitamin D, dosis nan dianjurkan adalah 600-1000 IU per hari. Vitamin D dapat diberikan pada pagi alias siang hari," jelas dr. Nitish pada kumparanMOM beberapa waktu lalu.
2. Zat Besi
Zat besi dianjurkan untuk anak usia 4 bulan hingga 2 tahun, terutama bagi anak nan mendapatkan ASI eksklusif. Nutrisi ini berkedudukan krusial dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
3. Vitamin A
Vitamin A direkomendasikan untuk anak usia 6 bulan hingga 5 tahun.
"Anak usia 6-11 bulan biasanya mendapatkan kapsul biru, sedangkan anak usia 12-59 bulan mendapatkan kapsul merah. Vitamin A diberikan dua kali setahun, ialah pada bulan Februari dan Agustus," jelas dr. Nitish.
Bagaimana dengan Omega 3 dan Vitamin C?
Omega-3 alias DHA sering dikaitkan dengan perkembangan otak anak. Namun, menurut dr. Nitish, saat ini belum ada rekomendasi agar semua anak mengonsumsinya secara rutin.
"Apabila anak mempunyai kondisi alias keluhan tertentu, orang tua sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan master anak masing-masing," kata dr. Nitish.
Begitu juga dengan probiotik, menurut dr. Nitish probiotik tidak ada rekomendasi untuk mengonsumsinya secara rutin.
"Namun jika ada keluhan saluran cerna, minta untuk didiskusikan dengan master anak masing-masing," pesannya.
Untuk vitamin C, meski cukup terkenal di kalangan orang tua, vitamin C saat ini tidak direkomendasikan untuk diberikan secara rutin pada semua anak.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·