Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka kesempatan untuk menambah golongan baru dalam 15 golongan cuma-cuma transportasi umum di ibu kota RI tersebut.
Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta terus mengampanyekan pemanfaatan 15 golongan cuma-cuma untuk mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum.
"Kemungkinan bakal kita tambah golongannya, bakal kita gratiskan. Karena agar subsidi silangnya itu lebih adil, bagi nan tidak mampu, gratis. Bagi nan mampu, ya, bayarnya lebih tinggi sedikit," kata Pramono di area Jakarta Selatan, Kamis (11/6) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun berjanji untuk mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh mengenai penyesuaian tarif Transjabodetabek agar tidak membikin penduduk kembali menggunakan transportasi pribadi.
Lebih lanjut, dia memastikan tarif Transjabodetabek bakal dipertimbangkan berasas jarak, sehingga penyesuaian tarif tersebut tidak membebani masyarakat dalam kondisi saat ini.
"Tidak semua Transjabodetabek kenaikannya bakal tinggi. Karena bagaimanapun, sebagai gubernur, saya juga mempertimbangkan keahlian masyarakat dalam kondisi nan seperti ini," ungkap Pramono.
Sebelumnya, dia menegaskan komitmennya untuk membikin Jakarta menjadi kota nan nyaman bagi warganya.
Untuk itu, Pramono bakal mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sebelum memutuskan besaran tarif baru Transjabodetabek.
Namun meski tarif Transjabodetabek dilakukan penyesuaian, dia mengatakan pihaknya tetap bakal menambah armada agar jasa tersebut lebih baik dan lebih nyaman bagi pengguna.
"Supaya habit alias perilaku orang naik transportasi umumnya meningkat, dan itu nan bakal kami lakukan," ungkap Pramono.
Pada Rabu (10/6) kemarin, Pramono menyatakan optimismenya bahwa pengguna transportasi umum tetap meningkat meski dilakukan penyesuaian tarif Transjabodetabek, terlebih di tengah kenaikan nilai BBM nonsubsidi pekan ini.
"Apalagi dengan kenaikan BBM ini, maka kesempatan orang untuk naik transportasi umum juga makin besar," kata Pramono di Menteng, Rabu kemarin.
Pram--sapaan berkawan Pramono--saat ini konektivitas transportasi umum di Jakarta sudah mencapai 93 persen. Jadi, meskipun pengguna transportasi umum tetap di bawah 30 persen, Pram meyakini jumlah tersebut bisa meningkat.
Pramono menargetkan jumlah pengguna transportasi umum naik 5 hingga 10 persen setiap tahun. Kenaikan itu pun diharapkan dapat mengatasi persoalan kemacetan dan polusi di ibu kota.
Selain menggratiskan transportasi umum untuk 15 golongan, Pramono juga berupaya meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum dengan menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2025.
Melalui petunjuk tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan untuk menggunakan transportasi umum setiap Rabu.
(antara/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·