Suahasil Jadi Menkeu ke-3 Prabowo, Ini Harapan Besar Analis-Pengusaha

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah analis dan pengusaha membeberkan angan kepada Suahasil Nazara nan resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan Republik Indonesia baru menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bagian Perindustrian Saleh Husin mengucapkan selamat kepada Suahasil dan mengatakan penunjukan tersebut adalah langkah nan tepat.

"Saya kira dalam situasi ekonomi dunia nan tetap terus bergolak dan penuh ketidakpastian maka penunjukan Prof. Suahasil sebagai Menteri Keuangan adalah langkah nan sangat tepat, mengingat jam terbangnya nan sudah lama malang melintang di Kementerian Keuangan sehingga bakal sangat sigap dan mudah dalam mengambil beragam kebijakan fiskal dan ekonomi makro nan memang sedang ditunggu tunggu bumi usaha," ujar Saleh Husin dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Menurutnya Suahasil tahu gimana langkah menggerakkan sektor industri dan perdagangan agar ekonomi Indonesia dapat terus tumbuh menuju apa nan diharapkan Presiden Prabowo Subianto ialah 8%.

"Kebetulan saya mengenal betul dengan Prof Suahasil nan juga seorang akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia nan juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal sehingga mengetahui gimana langkah menggerakkan sektor industri dan perdagangan agar mesinnya terus bergerak sehingga ekonomi dapat terus tumbuh menuju apa nan diharapkan Bapak Presiden Prabowo ialah 8%," ucapnya.

Di sisi lain, analis dan ahli ekonomi menilai Suahasil adalah sosok nan bisa menjaga stabilitas dan keberlanjutan kebijakan fiskal.

Lead Economist PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Irman Faiz menilai pengalaman panjang Suahasil di Kementerian Keuangan dapat menjadi modal krusial untuk menjaga kredibilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, rekam jejak Suahasil di Kementerian Keuangan dapat meminimalkan akibat transisi, sementara latar belakang teknokratisnya dinilai bisa menjaga kesinambungan kelembagaan dalam pengelolaan fiskal.

"Secara keseluruhan, kami memperkirakan kebijakan fiskal bakal tetap mendukung pertumbuhan sembari mempertahankan patokan fiskal 3% sebagai jangkar kredibilitas utama," ujar Faiz kepada CNBC Indonesia, Senin (14/9/2026).

Pandangan serupa disampaikan ahli ekonomi UOB Kay Hian Surya Wijaksana. Dia menilai rekam jejak Suahasil nan baik dan andal bakal membantu menjaga stabilitas kebijakan fiskal Indonesia.

"Saya pikir kebijakan fiskal Indonesia bakal terus terjaga dan menyebabkan sentimen positif di pasar finansial," ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga menilai pengangkatan Suahasil memberikan untung dari sisi kesinambungan kebijakan fiskal. Pasalnya, Suahasil mempunyai pengalaman dalam penyusunan APBN, penerimaan negara, belanja, pembiayaan, hingga koordinasi fiskal dengan beragam lembaga.

"Keuntungan utamanya adalah masa transisi nan relatif mini pada saat pemerintah sedang menjalankan APBN 2026 sekaligus mempersiapkan APBN 2027," kata Josua.

Suahasil resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026) di Istana Presiden, Jakarta.

Usai pelantikan, Suahasil mengatakan penunjukan dirinya merupakan corak kepercayaan Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan tugas sebagai Menteri Keuangan hingga akhir masa kedudukan Kabinet Merah Putih 2024-2029.

Suahasil menegaskan konsentrasi utamanya adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas finansial negara. APBN, menurutnya, kudu tetap sehat dan bisa mendukung program prioritas pemerintah.

Dengan pengalaman panjangnya di Kementerian Keuangan, Suahasil sekarang menghadapi pekerjaan rumah untuk memastikan kesinambungan fiskal sekaligus memberikan ruang nan cukup bagi pemerintah untuk mengejar sasaran pertumbuhan ekonomi.

(ras/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News