Strategi BTN Percepat Kredit dan Kendalikan Risiko

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 14 April 2026 |13:51 WIB

Strategi BTN Percepat Kredit dan Kendalikan Risiko

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memperkuat sistem penyaluran angsuran melalui pengembangan Loan Factory, (Foto: Okezone.com/BTN)

JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) memperkuat sistem penyaluran angsuran melalui pengembangan Loan Factory, ialah model proses terintegrasi nan dirancang untuk mempercepat layanan, meningkatkan kapasitas, serta menjaga kualitas portofolio angsuran secara lebih terkendali.

Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi upaya angsuran BTN nan sebelumnya tersebar di bagian menjadi sistem terpusat berbasis proses, sehingga penyaluran angsuran dapat dilakukan lebih cepat, konsisten, dan terukur di seluruh jaringan.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan pembangunan Loan Factory merupakan bagian dari roadmap transformasi nan telah melangkah sejak 2019, seiring kebutuhan pengelolaan angsuran dalam skala besar dengan standar nan seragam.
Menurut dia, standardisasi proses menjadi kunci untuk menjaga konsistensi jasa di seluruh wilayah.

“BTN itu sehari sekitar 1.000 aplikasi KPR. Kalau mengandalkan langkah kerja masing-masing orang, itu berbahaya. Jadi dalam skala sebesar ini, proses kudu terstandarisasi dan dijalankan dengan sistem nan sama,” ujar Nixon, Selasa (14/4/2026). 

Ia menambahkan, sebelumnya proses angsuran konsumer dilakukan secara desentralisasi di cabang, kemudian dikembangkan melalui Regional Loan Processing Center (RLPC) sejak 2019.
Melalui Loan Factory, seluruh proses angsuran sekarang diintegrasikan mulai dari input data, verifikasi, analisis, hingga persetujuan dan pencairan dalam satu sistem terpusat berbasis proses.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com