Stok Melimpah, Amran Pastikan Tidak Ada Impor Beras Konsumsi

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Sabtu, 20 Juni 2026 |19:18 WIB

Stok Melimpah, Amran Pastikan Tidak Ada Impor Beras Konsumsi

Mentan Amran (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak bakal melakukan impor beras konsumsi lantaran stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi kondusif dan melimpah.

Amran menyebutkan, hingga Juni 2026, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) nan dikelola Perum Bulog telah mencapai sekitar 5,2 juta ton. Dengan jumlah tersebut, pemerintah menilai tidak ada kebutuhan untuk mengimpor beras medium.

"Stok kita per hari ini bulan Juni, berada pada sekitar 5,2 juta ton sampai dengan hari ini dan stok kita aman. Tapi nan terpenting, (sejak) tahun 2025 tidak ada keluar izin impor beras medium (sampai sekarang)," bebernya, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Menurut Amran, besarnya stok beras nasional dapat dibuktikan langsung dengan kondisi penyimpanan Bulog nan saat ini apalagi telah melampaui kapabilitas penyimpanan normal. Dari kapabilitas penyimpanan Bulog nan hanya sekitar 3 juta ton, kelebihan stok membikin Bulog kudu menyewa tambahan penyimpanan dengan kapabilitas sekitar 2,2 juta ton.

"Kapasitas (gudang) Bulog hanya 3 juta ton. Tapi stok kita 5,2 juta ton. Artinya Bulog hari ini menyewa penyimpanan (kapasitas) 2,2 juta ton. (Jadi untuk) nan belum yakin, silakan ke penyimpanan Bulog seluruh Indonesia," kata Amran lagi.

Amran juga menyoroti laporan terbaru dari Food and Agriculture Organization (FAO) nan mencatat peningkatan stok beras Indonesia turut berkontribusi dalam menjaga persediaan beras global. Dalam arsip Food Outlook jenis Juni 2026, FAO memperkirakan stok beras bumi pada akhir periode 2026/2027 mencapai 213,8 juta ton, menjadi level tertinggi kedua dalam satu dasawarsa terakhir.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com