Gunung Anak Krakatau.(dok.PVMBG)
STATUS Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda tetap Level III (Siaga) berasas rekomendasi laporan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Anak Krakatau di Pasauran, Deni Mardiono di Pasauran, Anyer, Banten, Senin (7/9), mengatakan masyarakat dan visitor wisata dilarang mendekati area Gunung Anak Krakatau, lantaran tetap berbahaya.
Petugas hanya merekomendasikan sejauh radius 3 kilometer dari area Gunung Anak Krakatau. "Kami berambisi masyarakat dan visitor dapat mematuhi larangan itu," katanya menjelaskan.
Abang, petugas Obyek Wisata Pasir Putih area Pantai Carita Pandeglang mengatakan beberapa hari terakhir visitor pengunjung tampak sepi, terutama akibat meningkatnya erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Biasanya, visitor setiap akhir pekan ramai, namun sekarang sunyi dan hanya beberapa pengunjung. "Kita sudah tujuh hari ini relatif sedikit visitor ke sini," kata Abang.
Begitu juga pengelola lokasi wisata di Pantai Carita, Fatimah mengaku sepinya visitor wisata akibat dampak erupsi GAK,sehingga visitor merasa ketakutan. Namun demikian, pihaknya berasas pengalaman musibah tsunami 2018, lokasi wisata Pantai Carita banyak dikunjungi.
Keunggulan pemandangan area Pantai Carita di pesisir barat Banten cukup bagus dan alami serta mempunyai karakter juga daya tarik. Selain itu juga letak Pantai Carita sangat mudah dilintasi kendaraan juga tidak begitu jauh dengan DKI Jakarta.
"Kami berkeyakinan satu bulan kunjungan wisata Pantai Carita meningkat," katanya. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·