Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menginstruksikan seluruh kadernya untuk konsentrasi mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tanpa membelokkan arah ke manuver politik lain.
Penegasan tersebut disampaikan AHY di hadapan ribuan personil majelis wilayah dalam Pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Fraksi DPRD Partai Demokrat se-Indonesia di Jakarta, Selasa (8/9).
AHY menegaskan Demokrat saat ini berada di barisan pendukung pemerintah. Karena itu, kerja politik kader di wilayah maupun Senayan kudu sejalan dengan posisi tersebut.
“Kita kudu menyadari bahwa Demokrat hari ini berada berbareng dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Jadi semangat kita adalah gimana kita turut mengawal dan menyukseskan pemerintahan ini, setuju? Tidak ada agenda lain,” ujarnya.
“Agenda kita adalah mengawal dan menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Apa pun tugas nan kita emban, termasuk melalui peran kita di parlemen,” kata AHY.
Tetap Kritis di Parlemen
Meski berada di gerbong pemerintah, AHY mengingatkan para legislator Demokrat agar tidak tumpul di Parlemen.
Ia meminta personil fraksi tetap menyuarakan catatan kritis mengenai kebijakan dan alokasi anggaran nan menyangkut kepentingan publik.
“Walaupun kita dalam koalisi, kita juga terus menyuarakan apa saja nan bisa kita perbaiki, kebijakannya, pengelolaan anggarannya, program-program pro-rakyatnya, dan lain sebagainya,” tutur Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tersebut.
Menurut AHY, perbedaan tugas antara pelaksana dan legislatif kudu tetap dihormati agar sistem kontrol kekuasaan tetap berjalan.
“Ada eksekutif, ada legislatif. Jadi walaupun kita sama-sama berwarna biru, tapi ketika menjalankan peran pelaksana dan legislatif kita berbeda. Berbeda bukan berfaedah kudu gontok-gontokan alias tidak sejalan begitu, tetapi artinya masing-masing punya peran dan tanggung jawab nan berbeda,” pungkasnya.
35 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·