Ilustrasi(Dok Istimewa)
STASIUN Dolok Merangir memperkokoh posisinya sebagai prasarana vital di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, baik sebagai penggerak mobilitas masyarakat maupun pos transit logistik strategis. Beroperasi sejak tahun 1916 oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM), stasiun ini sekarang menjadi urat nadi perekonomian di wilayah Simalungun bagian utara.
PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat pertumbuhan volume penumpang nan signifikan. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Stasiun Dolok Merangir melayani 5.300 pelanggan, tumbuh 20 persen dibandingkan periode nan sama tahun 2025 nan melayani 4.405 pelanggan.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut dipicu oleh tingginya kebutuhan masyarakat bakal moda transportasi nan aman, bebas macet, dan tepat waktu.
"Keberadaan Stasiun Dolok Merangir nan setiap harinya disinggahi dua perjalanan KA Siantar Ekspres, baik tujuan Siantar maupun ke Medan, sangat memudahkan masyarakat Simalungun bagian utara untuk melakukan mobilitas dan menuju ke beberapa wilayah lain di Sumatera Utara," kata Anwar dalam keterangan nan diterima, Minggu (14/6).
Selain penumpang, stasiun ini juga mempunyai karakter kegunaan sebagai pos transit wajib bagi kereta api pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dari Stasiun Labuhan menuju Stasiun Siantar. Karena tantangan geografis berupa jalur menanjak dengan kemiringan hingga 20 permil, rangkaian gerbong tangki BBM wajib diurai demi keselamatan.
Anwar mencontohkan, jika lokomotif menarik 20 gerbong BBM dari Stasiun Labuhan, maka setibanya di Stasiun Dolok Merangir rangkaian tersebut kudu dibagi menjadi tiga bagian. Lokomotif dibatasi membawa maksimal 7 gerbong dalam sekali jalan ke Stasiun Siantar, lampau bergerak mundur kembali ke Stasiun Dolok Merangir untuk melangsir sisa gerbong secara bertahap.
Melalui kombinasi peran sebagai pendorong aksesibilitas penduduk dan pengawal pengedaran logistik energi, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus merawat serta meningkatkan akomodasi pelayanan di Stasiun Dolok Merangir.
"Stasiun Dolok Merangir adalah bukti nyata gimana nilai sejarah dan kebutuhan modern dapat melangkah beriringan. KAI memastikan stasiun ini terus adaptif dan optimal dalam menggerakkan roda perekonomian serta menjamin keselamatan, baik bagi mobilitas masyarakat Simalungun maupun kelancaran pengedaran logistik nasional di Sumatera Utara," pungkasnya. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·