
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
PERPINDAHAN lokasi MotoGP Australia dari lintasan legendaris Phillip Island ke sirkuit jalan raya di Adelaide pada 2027 memicu reaksi beragam. Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, memberikan pandangannya mengenai perubahan drastis ini.
Meski mengaku berat hati meninggalkan Sirkuit Phillip Island, rider nan berkawan disapa Pecco tersebut bersikap terbuka selama standar keamanan terpenuhi dengan baik. Bagnaia tak mau Sirkuit Jalan Raya tersebut nantinya seperti balapan di parkiran.
1. Standar Keamanan
Rencana penggunaan jenis modifikasi dari eks sirkuit Formula 1 tahun 80-an di Adelaide menjadi perbincangan hangat. Bagnaia menekankan aspek estetika dan keseruan lintasan kudu tetap terjaga, serta tidak mengorbankan kualitas kejuaraan demi sekadar konsep Sirkuit jalan raya.
“Jika itu lintasan nan kondusif dan kami bisa membalap dalam pengaturan nan menyenangkan tanpa kudu melakukannya di tempat parkir, maka saya senang,” ujar Bagnaia dalam wawancaranya dengan GPOne, Kamis (19/3/2026).
MotoGP Australia 2027 resmi digelar di Sirkuit Jalan Raya Adelaide. (Foto: MotoGP)
Bagnaia apalagi sempat membandingkan layout Adelaide dengan sirkuit lain nan menurutnya kurang menarik secara visual. Bagi Bagnaia, Sirkuit Balaton Park di Hungaria seperti balapan di sebuah tempat parkir.
“Saya sudah memandang tata letak lintasan Adelaide; kelihatannya tidak buruk. Jelas lebih baik daripada Balaton Park, nan pada dasarnya adalah sebuah tempat parkir,” tambahnya.
Meski demikian, Bagnaia tidak menampik adanya ikatan emosional dengan Phillip Island nan selama ini menjadi favorit banyak pembalap. Menurutnya, kehilangan sirkuit tersebut sangat terasa secara emosional lantaran sensasi membalap di sana nan luar biasa.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·