Seorang pengemudi pikulan kota (angkot) berinisial S (52) mengalami luka bakar hingga 40 persen setelah dibakar rekannya, P (38), di area Tanah Abang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kiai Haji Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Melati, Sabtu (25/4) sekitar pukul 09.00 WIB.
Luka bakar tersebar dari area kepala, hingga paha korban/
“Untuk luka bakar 40 % dengan area sebaran luka bakar kuping, lengan kiri, pinggang, dan paha kiri,” ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo, kepada wartawan, Minggu (26/4).
Dhimas menjelaskan, korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kondisinya tetap memerlukan penanganan lanjutan, termasuk tindakan operasi.
“Hari ini sedang transfusi HB lantaran HB rendah. Besok rencana operasi pengangkatan luka bakar oleh team master bedah,” tuturnya.
Polisi juga telah memeriksa empat orang saksi mengenai kasus tersebut. Sementara itu, pelaku tetap dalam pengejaran.
“Empat saksi (diperiksa),” ucapnya.
Peristiwa ini bermulai saat korban sedang menunggu penumpang (ngetem) di sekitar depan instansi Kecamatan Tanah Abang. Saat itu, pelaku datang dan menyerobot antrean.
“Kemudian pelaku dengan angkot menyela antrean ngetem hingga korban menegur,” ujar Dhimas dalam keterangannya.
Tak terima ditegur, pelaku kemudian memutari jalan menggunakan angkotnya dan berakhir di samping kendaraan korban. Pelaku lampau melakukan tindakan nekat dengan menyiramkan bensin ke arah korban.
“Pelaku langsung membuka pintu sopir, sesaat itu pelaku langsung menyiramkan bensin mengenai tubuh korban di dalam angkot dan dinyalakan dengan korek,” ucap Dhimas.
“Menyebabkan kebakaran terhadap tubuh korban dan angkot terbakar,” sambungnya.
Akibat kejadian itu, angkot milik korban gosong terbakar. Sementara korban mengalami luka bakar serius dan tetap menjalani perawatan.
“Menderita luka bakar pada punggung, pinggul sisi kiri, dan tangan sisi kiri,” ujarnya.
Saat ini, polisi tetap memburu pelaku nan melarikan diri usai kejadian.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·