SMK Negeri 2 Karanganyar Siap Pertahankan Gelar Jateng di LKBB-PB Nasional

Sedang Trending 19 jam yang lalu

Jakarta -

SMK Negeri 2 Karanganyar menjadi juara pertama Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Selanjutnya, SMK Negeri 2 Karanganyar bakal mewakili Jateng dalam LKBB-PB tingkat nasional di Jakarta pada Agustus mendatang.

Dalam lomba ini, SMK Negeri 2 Karanganyar meraih nilai tertinggi ialah 7950, disusul juara kedua SMA Negeri 1 Wonosegoro, Boyolali, dengan nilai 6450. Sementara ranking ketiga diraih SMK Negeri 1 Kedungwungi, Kabupaten Pekalongan dengan nilai 6275.

Pendamping SMK Negeri 2 Karanganyar, Raihan Akbar mengakui sekolahnya bakal menghadapi tim-tim terbaik dari provinsi lain di tingkat nasional. Namun, Raihan mengungkapkan bakal mempersiapkan tim-nya sebaik mungkin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita bakal berlatih lebih keras lagi untuk mempertahankan gelar juara nan diraih Jawa Tengah dalam LKBB-PB tahun 2025," katanya dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026).

Hal tersebut disampaikannya usai lomba, LKBB-PB 2026 di SMKN 7 Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2026).

Untuk mempersiapkan arena tingkat nasional, Raihan mengatakan pihaknya bakal melakukan perbaikan-perbaikan sebagaimana masukan dan koreksi dari tim juri.

"Dari masukan-masukan tim juri terhadap kesalahan-kesalahan nan tetap terjadi, kita bakal melakukan pertimbangan dan perbaikan. Kuncinya adalah dengan terus berlatih meningkatkan keahlian masing-masing personil regu," ungkapnya.

Raihan juga memandang jangka waktu menuju LKBB-PB tingkat nasional pada Agustus mendatang cukup memadai untuk melakukan persiapan-persiapan.

Sebelumnya, tim SMK Negeri 2 Karanganyar sudah pernah mengikuti LKBB-PB di tingkat kabupaten. Karena itu, Raihan optimistis bisa meraih hasil optimal dalam LKBB-PB tingkat nasional kelak di Jakarta.

Senada, Danton SMK Negeri 2 Karanganyar, Muhammad Nur Hasan optimistis bisa meraih hasil terbaik dalam LKBB-PB tingkat nasional di Jakarta Agustus nanti.

"Kita bakal lebih giat berlatih untuk mencapai hasil maksimal di tingkat nasional nanti," paparnya.

"Insyaallah kami siap untuk mempertahan gelar juara nasional nan diraih Provinsi Jawa Tengah dalam LKBB-PB tahun 2025 lalu," ucap Hasan.

Sementara itu, Dewan Juri dari unsur TNI, Haryanta menyampaikan beberapa catatan, koreksi, dan perbaikan untuk para peserta LKBB-PB tingkat Provinsi Jateng. Ia menilai untuk kreasi baris-berbaris relatif sudah bagus.

"Pembina nan melatih untuk kreasi baris berbanjar sudah cukup andal," ujarnya.

Namun, Haryanta memberi catatan terhadap susunan baris berbanjar dari tim 8 nan membawa bendera dan pengibaran bendera.

"Jadi ada patokan baku dan juknis dalam tim 8 nan membawa dan meningkatkan bendera. Aturan dan juknis itu kudu diikuti," katanya.

Salah satu contoh adalah sebagai Tim 8 nan membawa dan meningkatkan bendera ketika melakukan susunan (manuver) baris berbanjar tidak boleh ada nan berakhir lantaran membawa bendera.

"Tadi tetap banyak susunan baris berbanjar nan berakhir gerak. Seharusnya sebagai Tim 8 tidak boleh berhenti," jelasnya.

Catatan kedua adalah ketika meningkatkan bendera. Haryanta memandang banyak peserta nan mengerek tali dengan patah-patah.

"Seharusnya alur tali terus mengalir, tidak patah-patah. Ini sesuai dengan juknis penaikan bendera nan ada," paparnya.

Karena itu, Haryanta menegaskan dalam LKBB-PB ada patokan dan juknis nan kudu diikuti. Ia berambisi pemenang LKBB-PB tingkat Provinsi Jateng nan mewakili di tingkat nasional untuk melakukan perbaikan-perbaikan dan berlatih lebih keras lagi.

"Sehingga tim nan mewakili Provinsi Jateng bisa mempertahankan gelar juara LKBB-PB tingkat nasional nan diraih tahun lalu," pungkasnya.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News