Skema Insentif SPPG Bakal Diubah, Tak Lagi Rata Rp 6 Juta per Hari

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Dia menegaskan, pertimbangan menjadi bagian dari upaya BGN melakukan reformasi tata kelola sekaligus efisiensi anggaran agar program MBG ke depan melangkah lebih proporsional dan berbasis kinerja.

Menurut Arumsaei, saat ini BGN tengah menyusun formula baru nan bakal mempertimbangkan sejumlah variabel. Termasuk kapabilitas produksi dapur, jumlah penerima manfaat, hingga efektivitas pengedaran makanan di lapangan.

BGN membuka opsi klasterisasi SPPG berasas wilayah. Termasuk perbedaan pendekatan antara wilayah padat masyarakat seperti Pulau Jawa dan wilayah dengan karakter unik seperti wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Nanti tentu itu bakal berbeda dengan Jawa, sistemnya, dapurnya, dan sebagainya juga kelak bakal berbeda," ujarnya.

Selain itu, BGN tengah membahas skema baru ini berbareng Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI sebagai bagian dari penyusunan ulang kreasi anggaran dan sistem pembiayaan MBG tahun anggaran berikutnya.

"Jadi, tidak bisa jika sekarang kan semua sama rata, Rp6 juta per hari, walaupun penerima manfaatnya 500, 1.000, 1.500, 3.000, itu kan tidak fair sebenarnya, ya," kata Arumsari.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita