Poster movie Foufo(imdb)
RAKSASA industri serial televisi Indonesia, Sinemart, sekarang mulai melebarkan sayapnya ke industri layar lebar. Langkah strategis ini menandai babak baru bagi rumah produksi nan selama ini mendominasi layar kaca tersebut untuk menguji taji di bioskop tanah air.
Produser Eksekutif Sinemart, David Setiawan Suwarto, mengungkapkan bahwa transisi ini merupakan proses pembelajaran bagi pihaknya. Meski telah mempunyai reputasi besar di bumi sinetron, Sinemart memposisikan diri sebagai "pemain baru" dalam ekosistem perfilman.
"Kami termasuk pendatang baru jika untuk bumi film," ujar David saat peluncuran cuplikan dan poster movie Foufo di area Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).
Kolaborasi Strategis dengan Skak Studios
Untuk memitigasi akibat sebagai pendatang baru, Sinemart memilih menggandeng mitra imajinatif nan telah mempunyai rekam jejak kuat di layar lebar, ialah Bayu Skak dan tim Skak Studios. Kolaborasi ini bukan nan pertama bagi keduanya, mengingat mereka sebelumnya sukses bekerja sama dalam serial lokadrama Lara Ati di platform streaming.
Menariknya, Sinemart tidak memilih aliran "aman" seperti seram nan tengah tren. Mereka justru berani mengambil akibat dengan membiayai movie Foufo, sebuah karya nan menggabungkan unsur animasi dengan premis nan unik dan menantang.
"Ketika kami mendengar sinopsis satu kalimatnya, itu adalah campuran antara kemauan untuk menolak, tapi di saat nan sama, rasa penasaran nan besar untuk melihatnya," kata David menceritakan ketertarikannya pada premis jatuhnya pesawat alien di tanah Madura.
Pergeseran Pola Kerja dan Fokus Cerita
Ekspansi ke layar lebar juga memaksa Sinemart mengubah ritme kerja. Jika di industri televisi mereka terbiasa dengan kecepatan produksi tinggi (stripping), sekarang mereka lebih memprioritaskan pengembangan cerita nan matang dan riset karakter nan mendalam.
David memberikan apresiasi unik kepada tim Bayu Skak nan dinilai sangat teliti dalam meriset bentrok cerita sebelum memasuki tahap syuting. Selain itu, proyek ini juga konsisten memberdayakan talenta lokal melalui audisi di wilayah Jawa Timur untuk menemukan bakat-bakat baru nan mempunyai daya tarik kuat di wilayah asal mereka.
Detail Produksi Film Foufo
| Judul Film | Foufo |
| Rumah Produksi | Sinemart & Skak Studios |
| Produser Eksekutif | David Setiawan Suwarto |
| Mitra Kreatif | Bayu Skak |
| Premis Unik | Pesawat Alien jatuh di Madura |
| Tanggal Rilis | 9 Juli 2026 |
Melalui movie ini, Sinemart mau mengangkat isu-isu nan relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini, seperti perjuangan mencari nafkah dan upaya membahagiakan orang tua. Dengan tanggal rilis nan ditetapkan pada 9 Juli mendatang, industri sekarang menanti apakah loyalitas penonton televisi Sinemart dapat beralih bentuk menjadi nomor box office di bioskop. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·