
Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
MILTON KEYNES – Spekulasi mengenai masa depan Max Verstappen di Red Bull Racing terus memanas. Meski tetap terikat perjanjian hingga akhir 2026, juara bumi empat kali Formula One (F1) tersebut dilaporkan berkesempatan meninggalkan tim lebih awal, baik untuk mengambil libur panjang maupun pensiun dini.
Menanggapi ketidakpastian ini, Red Bull dikabarkan sudah mengantongi satu nama luar biasa sebagai suksesor utama, ialah pembalap McLaren, Oscar Piastri.
1. Frustrasi Verstappen
Ketidakpuasan Verstappen kabarnya dipicu oleh beberapa aspek krusial. Selain kekhawatiran terhadap izin teknis F1 nan bakal datang di tahun 2026, dia juga merasa frustrasi dengan penurunan daya saing mobil Red Bull dibandingkan rival seperti McLaren dan Mercedes.
Musim F1 dimulai dengan sangat susah bagi pembalap berumur 28 tahun itu. Verstappen tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara setelah kandas meraih podium dalam empat balapan pembuka.
Max Verstappen menabrak tembok di F1 GP Australia 2026 (Foto: X/@F1)
Situasi ini kian pelik lantaran perjanjian Verstappen diyakini mempunyai klausul unik mengenai performa. Jika dia berada di luar posisi papan atas klasemen hingga Desember mendatang, Verstappen mempunyai kewenangan legal untuk memutus kerja sama.
Dengan ketidakstabilan internal nan terus membayangi, skenario perpisahan antara sang pembalap bintang dan tim nan telah membesarkan namanya tersebut sekarang bukan lagi perihal nan mustahil.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·