Siapa Sebenarnya Aman Yani yang Dibanderol Dedi Mulyadi Rp750 Juta?

Sedang Trending 17 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Sosok Aman Yani kini jadi perburuan publik setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara senilai Rp750 juta bagi siapapun nan menemukannya.

Lalu siapa sebenarnya Aman Yani?

Nama Aman Yani mencuat usai dituding oleh salah satu terdakwa sebagai otak di kembali pembunuhan satu family di Paoman, Indramayu, Jawa Barat pada Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembunuhan itu menyebabkan lima orang sekeluarga tewas. Mereka adalah Haji Sahroni (75), Budi (45) nan merupakan anak Sahroni, Euis (40) nan merupakan istri Budi, RK (7) dan B (8 bulan)

Jasad kelimanya baru ditemukan pada 1 September 2025. Polisi kemudian menangkap dua orang, ialah Ririn Rifanto (36) dan Priyo Bagus Setiawan (30).

Kedua terdakwa telah menjalani persidangan baru-baru ini.

Dalam sidang, Ririn menyebut pelakunya lima orang. Priyo kemudian menyebut nama-nama orang lain nan disebutnya pelaku utama pembunuhan, ialah Aman Yani, Joko, Yoga, dan Hadi.

Priyo mengatakan Aman Yani terlibat cekcok dengan Budi. Dia menyebut cekcok itu mengenai utang Rp120 juta nan belum dibayarkan sejak tahun sebelumnya.

Priyo menyatakan diminta membantu menguburkan mayit dalam satu liang dan membersihkan bercak darah. Priyo juga menyatakan Yani memberi duit Rp 8 juta, perhiasan, serta menawarkan duit Rp 100 juta asal tutup mulut.

Pihak family meragukan kesaksian itu karena Aman Yani sudah tidak diketahui keberadaannya dan lenyap tanpa berita sejak Maret 2016.

Saat itu, Aman Yani nan telah resign dari pekerjaannya di salah satu bank plat merah, berpamitan kepada ibunya untuk merantau ke Bandung.

Keluarga berupaya mencari keberadaan Aman Yani dan sempat menyebarkan info soal orang lenyap pada 2020, namun keberadaan Aman Yani tetap misterius.

Sejak Aman Yani hilang, ada sejumlah kejanggalan.

Adik Aman Yani, Uyat Suratman, mengaku pernah diminta seseorang untuk berpura-pura menjadi Aman Yani demi mencairkan biaya pensiun, termasuk diminta memalsukan surat kuasa.

Tak hanya itu, pada 2018, family sempat menerima pesan dari orang nan mengaku sebagai pengacara perwakilan Aman Yani.

[Gambas:Instagram]

Sayembara Rp750 juta

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi resmi mengumumkan sayembara senilai Rp750 juta bagi siapapun nan bisa menemukan Aman Yani.

Melalui akun instagramnya, Dedi Mulyadi mengunggah video berjumpa dengan adik Aman Yani.

"Saya berjumpa adiknya Pak Aman Yani nan hari ini tidak ada. Tidak adanya apakah tidak ada itu ada tapi tidak bisa dilihat alias memang sudah tidak bisa dilihat alias sudah meninggal dunia," kata Dedi dikutip Jumat (22/5).

Dedi juga menunjukkan foto Aman Yani. Ia mengatakan Aman Yani sosok misterius lantaran dituding merupakan otak pelaku pembunuhan Haji Sahroni.

Jika tetap hidup, dia meminta Aman Yani untuk pulang. Sebab biaya pensiunan Aman Yani saat bekerja telah dicairkan oleh seorang pengacara berjulukan Khotibul atas pengarahan Ririn.

Dedi mengatakan ada tanda tangan Aman Yani untuk mencairkan biaya pensiun meski pihak nan mencairkan tidak pernah berjumpa Aman Yani.

"Yang pertama andaikan Pak Aman Yani tetap ada di Indonesia alias di luar negeri, bapak tahu sudah ada pengakuan dari pengacara Khotibul bahwa biaya pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak. Walaupun si pemberi kuasa dengan nan berkuasa tidak pernah berjumpa ini peristiwa paling aneh," kata Dedi.

Dedi mengatakan jika Aman Yani tetap hidup dan pulang ke Indramayu berjumpa keluarga, dia bakal mengganti duit biaya pensiun itu dan menambah jumlahnya.

"Bapak kembali deh jika tetap ada. Itu biaya pensiun nan kemarin Rp400 juta saya tambahin jadi Rp750 juta deh saya kasih buat bapak tapi bapak balik. Balik ke Indramayu temui istri, temui anak-anak dan family walaupun istrinya sudah jadi mantan," ujarnya.

Dedi pun memberi sayembara bagi pihak-pihak nan bisa menemukan Aman Yani.

"Kalau ada nan menemukan Pak Aman Yani saya kasih juga 750 juta. Silakan kembali bawa Pak Amanyani ke Indramayu. Itu pesan saya untuk semua kelak mudah-mudahan masalah ini kudu sigap selesai dan Pak Aman yani kudu ditemukan, hidup ataupun sudah meninggal," katanya

(yoa/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional