Siap-siap, Thailand Akan Naikkan Biaya Bandara Sebesar 50 Persen Mulai Juni

Sedang Trending 35 menit yang lalu
Bandara Suvarnabhumi, Thailand. Foto: Shutterstock

Penumpang internasional nan berangkat dari bandara-bandara utama di Thailand sekarang kudu bersiap mengeluarkan duit lebih. Sebab, mulai 20 Juni, penumpang internasional kudu bayar biaya jasa bandara 50 persen lebih tinggi dari sebelumnya.

Dilansir VN Express, pihak Airport of Thailand (AOT) mengatakan bahwa biaya jasa penumpang untuk penerbangan internasional di enam airport nan dikelolanya bakal meningkat dari 730 baht (Rp 395 ribu), menjadi 1.120 baht (607 ribu) per orang. Hal ini menegaskan Kembali rencana nan pertama kali diumumkan pada Februari lalu.

Biaya tersebut nantinya bakal diterapkan di Bandara Suvarnabhumi, Bandara Internasional Don Mueang, Bandara Internasional Phuket, Bandara Internasional Hat Yai, Bandara Internasional Chiang Mai, dan Bandara Internasional Mae Fah Luang Chiang Rai.

"Tarif penumpang domestik tidak bakal berubah, ialah sebesar 130 baht (Rp 70 ribu) per orang. Pendapatan dari biaya keberangkatan bakal digunakan untuk terus meningkatkan prasarana keenam airport tersebut," kata AOT.

Bandara Suvarnabhumi, Thailand. Foto: Shutterstock

Dalam studi nan dilakukan AOT, mereka menemukan bahwa kenaikan PSC tidak bakal mempengaruhi keputusan perjalanan penumpang. PSC Thailand juga tetap lebih rendah dibandingkan biaya di banyak airport luar negeri.

"Penyesuaian tersebut bakal meningkatkan pendapatan sekitar 10 miliar baht per tahun. Dana itu juga bakal digunakan untuk lebih meningkatkan jasa bandara," ujar AOT.

Adapun proyek nan direncanakan termasuk pemasangan Sistem Pemrosesan Penumpang Umum (Common Use Passenger Processing Systems), ekspansi terminal, dan pengembangan proyek Terminal Selatan di Bandara Suvarnabhumi.

Duty free shop di Bandara Internasional Don Mueang. Foto: Shutterstock

Meskipun demikian, kebijakan ini nyatanya memicu kritik dari beberapa pengamat. Mantan Wakil Gubernur Bangkok, Samart Ratchapolsitte, memperingatkan bahwa biaya penumpang di Bandara Suvarnabhumi bakal lebih tinggi daripada di beberapa airport internasional besar, seperti Bandara Internasional Incheon di Korea Selatan dan Bandara Haneda Jepang.

Ia juga mengatakan bahwa pelancong dengan anggaran terbatas kemungkinan bakal merasakan akibat paling besar, mencatat bahwa kenaikan nyaris 400 baht (Rp 216 ribu) dapat mendorong nilai tiket pesawat menjadi antara 4.000-5.000 baht (Rp 2,2 juta-Rp 2,7 juta), nan mewakili kenaikan 7-10 persen.

Kebijakan tersebut telah memicu perdebatan pada bulan Maret dan April, dengan para kritikus mempertanyakan apakah AOT cukup transparan tentang gimana pendapatan tambahan tersebut bakal digunakan. Lembaga Penelitian Pembangunan Thailand menyerukan kejelasan nan lebih besar mengenai biaya proyek dan gimana biaya tersebut bakal mendukung rencana ekspansi bandara.

Sementara itu, kenaikan biaya ini terjadi ketika maskapai penerbangan menghadapi kenaikan biaya bahan bakar penerbangan nan mengenai dengan ketegangan di Timur Tengah, nan menambah tekanan lebih lanjut pada para pelancong.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan