Shinkansen Sempat Terhenti Gempa M5,6 Guncang Prefektur Yamanashi Jepang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Shinkansen Sempat Terhenti Gempa M5,6 Guncang Prefektur Yamanashi Jepang Ilustrasi(Antara)

GEMPA bumi berkekuatan Magnitudo 5,6 mengguncang Prefektur Yamanashi, Jepang, pada Jumat (26/6) malam. Meski tergolong cukup kuat, gempa tersebut tidak memicu peringatan tsunami.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan gempa terjadi pada pukul 22.29 waktu setempat dengan pusat gempa berada di Fujikawaguchiko, Prefektur Yamanashi, pada kedalaman 20 kilometer.

JMA mencatat gempa tersebut mempunyai intensitas skala bawah 6 (shindo lower 6), nan dapat menyebabkan seseorang kesulitan berdiri. Selain itu, sejumlah barang berpotensi terjatuh dan jendela kaca dapat pecah akibat guncangan.

Layanan Shinkansen Sempat Terganggu

Dampak gempa juga sempat memengaruhi jasa transportasi kereta sigap di Jepang.

JR Central mengumumkan penghentian sementara operasional kereta peluru Tokaido Shinkansen pada lintas Stasiun Tokyo hingga Shizuoka untuk pemeriksaan keselamatan.

Selain itu, jasa Shinkansen Tohoku, Joetsu, dan Hokuriku juga berakhir secara otomatis sesuai sistem keamanan nan diterapkan saat terjadi gempa. Seluruh jasa kembali beraksi sekitar 15 menit kemudian setelah dipastikan aman.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat gempa Magnitudo 5,6 nan mengguncang Prefektur Yamanashi tersebut. 

Jepang merupakan salah satu negara dengan aktivitas kegempaan tertinggi di bumi lantaran berada di area Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), wilayah nan menjadi pertemuan sejumlah lempeng tektonik aktif.

Sebelumnya, pada Kamis (25/6), Jepang juga diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,9. (Ant/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia