Seskab Teddy: 65 Ton Logistik Tambahan Diterbangkan untuk Korban Gempa NTT

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Pemerintah kembali mengirim support untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 65 ton logistik diberangkatkan dengan lima pesawat hari ini Rabu (19/8) pukul 04.00 WIB. Foto: Dok Sekretariat Kabinet

Pemerintah kembali mengirim support untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 65 ton logistik diberangkatkan dengan lima pesawat hari ini Rabu (19/8) pukul 04.00 WIB.

Sejak hari pertama penanganan bencana, total 253 ton logistik telah tiba di NTT untuk membantu masyarakat nan terdampak.

"Atas petunjuk Bapak Presiden, hari ini hari kelima pascabencana, tanggal 19 Agustus 2026 jam 4 pagi kembali diberangkatkan lima pesawat menuju NTT, hari ini total membawa 65 ton logistik," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

"Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik," ujarnya.

Pemerintah kembali mengirim support untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 65 ton logistik diberangkatkan dengan lima pesawat hari ini Rabu (19/8) pukul 04.00 WIB. Foto: Dok Sekretariat Kabinet

Bantuan tersebut di antaranya makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, dan perlengkapan lainnya.

"Kemudian nan kedua, di sana poskonya ada dua. Pertama di Labuan Bajo, kemudian nan kedua di Maumere. Di Labuan Bajo itu logistik nan di sana bakal didorong ke kabupaten lainnya, di Manggarai, Manggarai Barat, Timur, kemudian di Ngada," katanya.

Kemudian di posko Maumere, support bakal disebar ke Sikka, Ende, dan Nagekeo.

"Nah, semua logistik tadi itu menggunakan jalur udara lewat helikopter, kemudian pesawat Cassa, pesawat nan lebih kecil," ujarnya.

Selain udara, logistik juga disalurkan melalui jalur laut.

"Ada tiga KRI TNI AL nan sudah di sana, kemudian satu kapal rumah sakit berlabuh di sana. Kemudian juga melalui jalur darat, laporan dari Menteri PU seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua," katanya.

Teddy mengatakan pemerintah terus memantau penanganan musibah di NTT. Diharapkan penyelenggaraan penanganan dapat melangkah sigap dan seluruh logistik dapat diterima masyarakat sesegera mungkin.

"Terima kasih kepada seluruh abdi negara nan bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun nan turut membantu penanganan musibah ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh penduduk nan terdampak," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan