Sepatu Mandi Tertua di Dunia Ditemukan di Saluran Air Romawi

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Sepatu Mandi Tertua di Dunia Ditemukan di Saluran Air Romawi Para arkeolog menemukan sepatu kayu pemandian Romawi ini di tembok Vindolanda di Inggris.(The Vindolanda Trust)

PARA arkeolog nan melakukan penggalian di tembok Romawi antik Vindolanda, sebuah situs berhistoris di sepanjang Tembok Hadrian, Inggris Utara, sukses menemukan sebuah barang nan sangat unik. Di antara tumpukan puing dan limbah saluran pemandian, mereka menemukan sepasang sandal kayu utuh nan diyakini sebagai salah satu contoh "sepatu mandi" tertua di bumi nan pernah ditemukan.

Penemuan ini memberikan gambaran sekilas nan luar biasa mengenai kehidupan sehari-hari para prajurit Romawi dan family mereka nan ditempatkan di perbatasan utara kekaisaran. Pemandian Romawi dikenal sebagai pusat kehidupan sosial nan rumit, namun tempat tersebut juga menyimpan ancaman bentuk nan tersembunyi bagi kaki nan telanjang.

Sandal nan terbuat dari kayu ini mempunyai kegunaan nan sangat spesifik. Lantai di pemandian Romawi purba, khususnya di ruangan berpemanas (caldarium), dipanaskan dari bawah menggunakan sistem hipokaus (hypocaust). Sistem ini mengalirkan udara panas di bawah ubin lantai, nan sering kali membikin permukaan lantai menjadi terlalu panas untuk diinjak dengan kaki telanjang.

Selain melindungi kaki dari luka bakar akibat lantai nan panas, sepatu mandi kayu ini juga berfaedah sebagai pelindung higienis. Lingkungan pemandian nan lembap dan hangat menjadi tempat berkembang biaknya kuman serta jamur, sehingga penggunaan dasar kaki bersol tebal sangat krusial untuk menjaga kesehatan para pengunjung.

Keberadaan sandal kayu ini ditemukan di area nan tampak seperti saluran air alias limbah pemandian nan tersumbat. Kondisi tanah Vindolanda nan rapat oksigen (anaerobik) dan lembap menjadi aspek utama kenapa bahan organik seperti kayu dan kulit di situs ini dapat terawetkan dengan sangat sempurna selama nyaris dua ribu tahun.

Bagi para peneliti, penemuan ini membuktikan bahwa kenyamanan dan kesehatan individual tetap menjadi prioritas tinggi, apalagi bagi mereka nan hidup di pos militer terpencil di ujung kekaisaran. Artefak ini sekarang menambah koleksi berbobot dari ribuan sepatu kulit dan kayu nan telah digali di Vindolanda, menjadikannya salah satu jendela terbaik untuk mengintip style hidup masyarakat Romawi kuno. (Live Science/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia