Seorang Pastor, Ini Pemilik SEFAS Group yang Beli Semua SPBU Shell di RI

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Jakarta -

Jaringan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) Shell di Indonesia sepenuhnya bakal diambil alih SEFAS Group. Pengambilalihan upaya dilakukan dengan mengikuti setiap patokan nan ada dan persyaratan umum lainnya.

Dalam catatan detikcom, Sefas Group merupakan perusahaan pemasok pelumas Shell terbesar di Indonesia. Perusahaan ini didirikan sejak 1997 oleh dua pengusaha asal Indonesia berjulukan Herman Soegeng dan Ricky Roesly.

Dalam situs resmi perusahaan disebutkan Herman Soegeng merupakan lulusan Oklahoma State University, Amerika Serikat (AS), dengan gelar Bachelor of Business Administration. Ia mendirikan SEFAS pada Oktober 1997 dan tercatat tetap menjabat sebagai Komisaris perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain di SEFAS, dalam profil LinkedIn-nya Herman juga tercatat menjabat sebagai Direktur UCB Indonesia. Di luar aktivitas bisnis, dia juga aktif sebagai pastor di Gereja IFGF Jakarta sejak 1998 hingga sekarang.

Sementara untuk Ricky Roesli, dia merupakan lulusan S1 dari California State University, Fresno; dan kemudian meraih gelar MBA dari City University, Seattle pada 1995. Saat ini, dirinya tercatat tetap menjabat sebagai Direktur Utama SEFAS Group.

Dalam situs resmi perusahaan, Ricky disebut mempunyai wawancara upaya nan tajam dan jaringannya nan luas sehingga bisa mengembangkan SEFAS menjadi grup upaya nan mencakup beragam sektor.

Sebelumnya, SEFAS Group sepakat untuk mengakuisisi 100% upaya SPBU Shell di Indonesia dengan penyelesaian transaksi nan diperkirakan berjalan tahun ini. Kepemilikan lokal ini dinilai memberikan landasan nan kuat bagi perusahaan dalam pengembangan upaya selanjutnya.

"Ambisi kami adalah membangun salah satu upaya ritel daya nan paling terpercaya dan berkepanjangan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan daya nan terus berkembang," kata CEO SEFAS Group, Ricky Roesli, dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).

Meski seluruh upaya jaringan SPBU bakal berada di bawah kendali SEFAS Group, ke depan pengguna bakal tetap memandang merek Shell di Indonesia melalui skema lisensi merek, dengan kesinambungan jasa bagi pelanggan, karyawan, dan mitra.

(igo/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance