Kebakaran luar biasa menghancurkan Aula Reikado di Kuil Daishoin, prefektur Hiroshima, Jepang barat, pada Rabu (20/5/2026). Bangunan berhistoris tersebut dikenal sebagai tempat penyimpanan api suci nan diyakini telah menyala tanpa padam selama lebih dari 1.200 tahun. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV/JAPAN)
Menurut asosiasi pariwisata Miyajima, api tersebut pertama kali dinyalakan oleh seorang biksu Buddha pada tahun 806. Api itu kemudian menjadi simbol spiritual krusial dan digunakan untuk menyalakan api kekal di Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima nan mengenang para korban peledak atom 1945. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV/JAPAN)
Pihak pemadam kebakaran setempat menduga kobaran api di aula kemungkinan berasal dari api suci tersebut. Meski gedung kuil gosong terbakar, media lokal melaporkan api sakral itu sukses diselamatkan dan dipindahkan ke letak aman. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV/JAPAN)
Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. Otoritas Jepang tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran nan melanda kompleks kuil berhistoris itu. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV/JAPAN)
Kuil Daishoin merupakan salah satu situs keagamaan terkenal di Pulau Miyajima dan menjadi tujuan wisata budaya di Jepang. Kehancuran Aula Reikado pun memicu perhatian publik lantaran nilai sejarah dan spiritual nan melekat pada api “tak terpadamkan” tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV/JAPAN)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·