Sempat Terancam Dibubarkan, Bos Bea Cukai Klaim Kinerja Membaik

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Djaka Budhi Utama menegaskan institusinya terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas layanan, pengawasan, dan penindakan di bagian kepabeanan serta cukai.

Menurut Djaka, upaya perbaikan tersebut mulai terlihat dari semakin intensifnya pengawasan dan penindakan terhadap beragam praktik penyelundupan maupun pelanggaran nan berpotensi merugikan penerimaan negara.

"Yang pasti Bea Cukai sudah berupaya untuk memperbaiki dirinya," kata Djaka kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ia menilai masyarakat dapat memandang langsung beragam langkah nan telah dilakukan DJBC dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran peralatan terlarangan dan pelanggaran kepabeanan lainnya.

"Tentunya bisa dilihat sekarang ini seperti apa Bea Cukai. Mudah-mudahan dengan support dari masyarakat, kita bakal terus meng-upgrade Bea Cukai ke depan agar semakin baik," ujarnya.

Kinerja DJBC sebelumnya sempat menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto. Pada akhir tahun lalu, Prabowo apalagi memberi peringatan keras bahwa lembaga tersebut kudu menunjukkan perbaikan nyata dalam waktu satu tahun alias berisiko dibubarkan dan digantikan oleh lembaga survei independen Société Générale de Surveillance (SGS).

Namun, seiring sejumlah langkah pembenahan nan dilakukan, wacana pembubaran tersebut dinilai semakin mereda.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Presiden sekarang memandang adanya perkembangan positif di tubuh Bea Cukai, khususnya dalam memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran peralatan ilegal.

"Kalau kita lihat dari penghargaan alias dari pidato Presiden kepada Bea Cukai, Pak Prabowo sudah memandang ada perbaikan nan signifikan dari Bea Cukai," kata Purbaya dalam kesempatan terpisah.

Purbaya menilai perubahan sikap Presiden menjadi sinyal bahwa upaya reformasi nan dilakukan DJBC mulai membuahkan hasil.

"Kalau dulu beliau mengatakan bubarkan, sekarang beliau pernah menyampaikan dalam salah satu rapat kabinet bahwa Bea Cukai bisa diperbaiki dan kudu diperbaiki. Itu sinyal nan jelas bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai nan diakui oleh ketua kita," ujarnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News