
Seluruh Penumpang Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Dinyatakan Meninggal (dok SAR)
JAKARTA - Helikopter dengan nomor registrasi PK-CFX lenyap kontak dan jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Seluruh penumpang helikopter tersebut dinyatakan meninggal dunia.
“Untuk titik koordinat (jatuhnya helikopter) sudah ditemukan dan semuanya (penumpang) sudah dinyatakan meninggal," kata Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya belum bisa mendekat ke titik jatuhnya pesawat untuk mengevakuasi para korban.
"Namun, kami tetap butuh waktu untuk melaksanakan evakuasi. Kami berbareng Polri-TNI rekan dari Basarnas, BPBD, rekan-rekan dari pemadam juga ada penduduk sekitar nan menolong kita dan mengarahkan ke koordinat tersebut," ujar dia.
Diketahui, total ada delapan orang nan berada di helikopter tersebut, terdiri dari enam penumpang dan dua kru.
Berdasarkan info nan diterima, kru helikopter masing-masing adalah pilot Captain Marindra W dan EOB Harun Arasyid. Sementara enam penumpang tercatat atas nama Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
Kepala Basarnas Marsdya Mohammad Syafii menjelaskan, titik koordinat lenyap kontak berada di titik 0'10"51.91 s - 110'47"25.49 e. Titik koordinat pancaran sinyal distress dari elt: 0°12'0.00"s-110°44'0.00"e dengan datum: 0°11'30.39"s-110°45'43.72"e
Area administratif kejadian masuk di sekitar Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
“Kondisi medan letak jatuhnya alias hilangnya kontak berada di area rimba rimbun dengan topografi perbukitan terjal,” kata Syafii dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·