Petugas KJRI Johor Bahru berbareng otoritas Malaysia mendampingi empat ABK asal Anambas nan ditemukan selamat setelah sempat lenyap kontak di perairan Kepri.(MI/Hendri Kremer)
EMPAT awak Kapal Motor (KM) Samudra Jaya Kelautan asal Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, nan sempat lenyap kontak di perairan Kepri, ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Kuantan, Pahang, Malaysia.
Keempat awak kapal tersebut masing-masing berinisial SB (54), AZ (41), AW (65), dan HY (40). Mereka diselamatkan kapal nelayan Malaysia, PAF 5061, pada Kamis (6/8) sekitar pukul 01.00 waktu setempat setelah terombang-ambing di laut selama beberapa hari.
Setelah ditemukan, keempat ABK diserahkan kepada Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM). Mereka kemudian tiba di Dermaga Lembaga Kemajuan Ikan Malaysia (LKIM) Kuantan pada Sabtu (8/8/2026) pagi.
Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KJRI Johor Bahru, Erry Kananga, membenarkan info tersebut. Berdasarkan info dari Maritime Rescue Sub-Centre (MRSC) Kuantan, seluruh ABK dalam kondisi selamat dan sehat.
“Kami juga sudah berkomunikasi langsung dengan keempatnya melalui panggilan video untuk memastikan kondisi mereka sekaligus menggali kronologi kejadian,” katanya Ketika dikonfirmasi, Senin (10/8).
Kapal Mati Mesin
Erry menjelaskan, KM Samudra Jaya Kelautan berukuran sekitar 10 gross tonnage (GT) berangkat dari Tarempa, Kepulauan Anambas, menuju Batam pada Sabtu (1/8).
Kapal pengangkut ikan tersebut membawa muatan sekitar 1,1 ton ikan. Namun, saat melintas di sekitar Perairan Berakit, Kepulauan Riau, kapal mengalami kerusakan mesin hingga meninggal total.
Para awak sempat melego jangkar untuk menahan posisi kapal. Namun, kuatnya gelombang membikin kapal tidak bisa memperkuat dan akhirnya hanyut terbawa arus hingga memasuki perairan Malaysia.
Selama sekitar lima hari, keempat ABK memperkuat di tengah laut dalam kondisi kapal nan semakin rusak. Saat ditemukan nelayan Malaysia, sebagian badan kapal apalagi dilaporkan sudah tenggelam.
KJRI Fasilitasi Pemulangan
Saat ini, keempat WNI tersebut berada di Pahang State Maritime Headquarters, Kuantan, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan administrasi.
KJRI Johor Bahru terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia dan lembaga mengenai di Indonesia untuk memastikan proses pemulangan melangkah lancar.
Tim KJRI dijadwalkan menjemput keempat ABK dari Kuantan untuk selanjutnya dibawa ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) KJRI Johor Bahru.
Erry mengatakan, KJRI Johor Bahru juga bakal membantu publikasi Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) andaikan diperlukan.
“Kami terus berkoordinasi intensif dengan lembaga mengenai di Indonesia maupun Malaysia agar proses pendampingan dan pemulangan dapat melangkah lancar dan cepat,” ujarnya.
Pemerintah Indonesia melalui KJRI Johor Bahru turut menyampaikan apresiasi kepada MRSC Kuantan, APMM, serta nelayan kapal PAF 5061 nan memberikan pertolongan hingga keempat ABK Indonesia sukses diselamatkan. (HK)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·