Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memimpin angan berbareng untuk tiga ASN Jayawijaya nan gugur dalam tugas serta korban KM Virgo Transport 8 nan karam di perairan Laut Jawa, saat apel pegawai di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (14/9/2026). Suasana sejenak menjadi hening dan seluruh pegawai menundukkan kepala untuk berdoa.
"Semua menundukkan kepala mengheningkan cipta bagi saudara-saudara kita para ASN Kabupaten Jayawijaya, nan gugur dalam menjalankan tugas negara dan sekaligus juga mengheningkan cipta untuk korban kecelakaan kapal," ujar Gus Ipul.
Tiga ASN Kabupaten Jayawijaya dari Dinas Pertanian, ialah Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35) dan Wli Mbuik (25) menjadi korban meninggal bumi setelah diserang golongan bersenjata saat menjalankan tugas menyalurkan support ternak, mengecek lahan cetak sawah, dan penyuluhan peternakan ke penduduk pada Rabu (9/9).
Mereka berbareng rombongan diadang oleh golongan bersenjata saat melintas di Distrik Muliama dan tidak lama setelah itu terdengar letusan senjata api dan tiga ASN tersebut terkena tembakan. "Semoga pengabdian mereka menjadi teladan bagi kita semua," ujar Gus Ipul menutup doa.
Sementara itu, KM Virgo Transport 8 karam pada Minggu (13/9/2026) awal hari. Kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026) membawa 243 orang.
Memasuki perairan Laut Jawa (Masalembo), kapal menghadapi cuaca jelek dan diterjang gelombang tinggi. Nakhoda sempat melaporkan kapal mengalami kemiringan sebelum komunikasi terputus.
Hingga Minggu (13/9) sore, Basarnas sukses mengevakuasi 107 korban selamat dan 6 korban meninggal dunia. Sementara sebanyak 136 penumpang tetap dalam proses pencarian.
Saat ini pencarian korban tetap terus dilakukan dan posko penanganan juga telah didirikan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan KSOP Utama Tanjung Perak Surabaya untuk koordinasi dengan pihak family dan lembaga terkait.
8 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·