Sehat di Usia Senja, Ini Olahraga yang Aman dan Direkomendasikan untuk Lansia

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Sehat di Usia Senja, Ini Olahraga nan Aman dan Direkomendasikan untuk Lansia

Olahraga rekomendasi untuk lansia. (Foto: Freepik)

MEMASUKI usia senja, menjaga kesehatan tubuh menjadi perihal nan semakin penting. Utamanya untuk mempertahankan kekuatan otot dan keseimbangan.

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami penurunan kegunaan alami nan dapat meningkatkan akibat jatuh maupun cedera. Karena itu, pemilihan olahraga nan tepat menjadi kunci agar lansia tetap aktif, sehat, dan berdikari dalam beraktivitas sehari-hari.

Olahraga

Berbagai jenis olahraga ringan nan kondusif sekarang banyak direkomendasikan untuk membantu menjaga kebugaran tanpa membebani kondisi fisik. Apa saja olahraga itu?

1. Menguatkan Otot

Dokter ortopedi dari Rumah Sakit Columbia, dr. Aldo Fransiskus Marsetio, B.med.Sc, Sp.OT(K), Subsp. CO (K), dalam aktivitas Morning Zone nan tayang di Youtube Official Okezone menjelaskan bahwa di tengah tren media sosial nan semakin banyak mendorong latihan penguatan otot. Hal tersebut sebenarnya merupakan langkah nan baik, terutama bagi lansia.

Seiring bertambahnya usia, kualitas otot manusia bakal mengalami penurunan, kondisi nan dikenal sebagai Sarcopenia. Kondisi ini membikin kekuatan dan kelenturan otot tidak lagi seperti saat tetap muda.

Meski demikian, kondisi ini justru perlu dilatih secara konsisten. Pembentukan otot pada usia lanjut memang lebih menantang dibandingkan usia muda lantaran memerlukan waktu dan ketekunan.

Oleh lantaran itu, konsentrasi utama olahraga bagi lansia adalah memperkuat otot sekaligus menjaga keseimbangan tubuh. Hal ini mengingat akibat jatuh pada usia lanjut dapat berakibat serius dan menimbulkan beragam komplikasi kesehatan.

“Kalau kita ngeliat social media makin banyak belakangan nan menggalakkan untuk menguatkan otot. Jadi memang itu sebetulnya sesuatu nan baik. Pada saat kita sudah beranjak usia tua, kualitas dari otot kita menurun. Pernah denger istilah sarcopenia, jadi kekuatan otot itu tidak sekuat dulu dan tidak selentur seperti waktu tetap muda,” ujar dr. Aldo dalam program Morning Zone.

“Tapi justru itu nan kudu dilatih jadi untuk membangun otot di orang tua itu lebih susah daripada kita nan tetap muda, butuh waktu dan kegigihan untuk melatih. Jadi jika untuk orang tua memang lebih difokuskan untuk menguatkan otot dan menjaga keseimbangan lantaran ya bahaya. Misalnya, orang tua mudah terjatuh dan jika terjatuh banyak sekali komplikasinya,” lanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com