
Gilang Dirga beri saran soal usulan pemindahan gerbong perempuan. (Foto: Instagram/@gilangdirga)
JAKARTA – Artis sekaligus kader Partai Demokrat, Gilang Dirga, tanggapi komentar terhadap usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, mengenai usulannya memindahkan gerbong unik perempuan ke bagian tengah. Usulan ini muncul usai tragedi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Mendapati perihal ini, Gilang Dirga turut memberikan saran soal pemindahan gerbong perempuan. Menurutnya, pihak KAI tentunya mempunyai usul nan lebih solutif, seperti memperbaiki sistem sensor dan komunikasi.

1. Sayangkan Usulan Menteri PPPA
Gilang melayangkan komentarnya melalui unggahan terbaru di akun instagramnya @gilangdirga pada Selasa, 28 April 2026. Dalam unggahan tersebut dia menampilkan latar berwarna hitam dengan tulisan “Menteri PPPA” berwarna putih nan mengisyaratkan bahwa sorotan tengah diberikan kepada menteri tersebut.
Sementara itu, kritik nan lugas disampaikan Gilang dalam takarir (caption) unggahan. Ia mengawali komentarnya dengan ungkapan duka cita atas tragedi tabrakan kereta KA Argo Bromo relasi Gambir - Pasar Turi dan KRL Kampung Bandan - Cikarang di Stasisun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 kemarin.
“Saya bersungkawa dengan kejadian nan menimpa kerabat kita di Bekasi Timur,” ungkap Gilang, dikutip Rabu (29/4/2026).
Selanjutnya, dia langsung menuliskan bahwa dirinya bakal memberikan saran kepada Menteri PPPA nan menurut dirinya tidak sesuai ekspektasi secara kualitas sebagai seorang menteri.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada family korban, ijinkan saya memberikan saran untuk menteri PPPA @arifah.fauzi nan kualitasnya rupanya tidak sesuai ekspektasi saya,” ucap dia.
2. Saran Usai Kecelakaan Kereta
Gilang menilai, bahwa opini alias usulan Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi nan menyebut bahwa gerbong unik wanita dipindahkan ke bagian tengah sebagai tanggapan tragedi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur tidak mencerminkan dirinya nan merupakan seorang menteri.
Apalagi, bagi Gilang opini dari Menteri PPPA menunjukan seolah laki-laki tidak berbobot dan patut berkorban dengan dipindah ke gerbong belakang agar wanita tidak terluka jika peristiwa serupa terjadi kembali.
“Statement Anda nan mengusulkan bahwa gerbang wanita bakal pindah ketengah sementara laki-laki diujung menurut saya sangat tidak mencerminkan seseorang nan berdiri di garda terdepan untuk pemberdayaan wanita dan perlindungan anak. Seolah- olah dimata Anda laki-laki tidak berharga,” tutur Gilang.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·