Sandi Uno: Ekonomi Hijau RI Jadi Mesin Baru, Investasi Tembus US$ 1 T

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengusaha Sandiaga Uno menyebut, Indonesia mempunyai potensi nan besar di sektor ekonomi hijau. Sebab, negara-negara di area Asia, termasuk Indonesia, dianugerahi kekayaan sumber daya alam (SDA) nan menjadi aspek utama dalam ekonomi hijau.

"Indonesia ini unggul. Kita unggul di sumber daya alamnya dan juga unggul di biodiversity jadi ini kan kesempatan growth engine ekonomi baru," ujarnya dalam aktivitas Sandilogi di Office Centennial Tower Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Sandi mengungkapkan, potensi Indonesia untuk ekonomi hijau sangat besar. Sebab ada pergeseran tren dunia nan menggaungkan dari nan tadinya sebatas ESG alias net zero menjadi lebih mainstream. Bahkan nilai investasi hijau sekarang sudah mencapai US$ 1 triliun.

"Jadi ini equal nyaris sama dengan size ekonomi kita sudah mulai mainstream," sebutnya.

Menurutnya, karbon merupakan modal dari keberlanjutan menuju skalabilitas hingga akhirnya profitabilitas. Di Indonesia, pasar karbon makin menunjukkan perkembangan. "Karena para pengusaha ini judulnya cuan bener kan," ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah diminta untuk mendukung bumi upaya nan bergerak di sektor ekonomi hijau melalui izin dan memberikan insentif kepada pelaku usaha. Sebab, masa depan di sektor ini bakal cerah dan dapat menciptakan lapangan kerja.

"Jadi kudu ada insentif nan lebih diberikan dan kudu regulasinya kondusif sehingga lebih banyak investasi nan sekarang jumlahnya sekitar US$ 1 triliun per tahun," tutupnya.

Bergabung ke MUTU

Sandiaga Uno menyatakan, dirinya bakal segera berasosiasi ke emiten jasa layanan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, PT. Mutuagung Lestari Tbk. (MUTU). Namun, Ia belum dapat mengungkapkan lebih perincian posisi apa nan bakal dijabat.

"Ini lagi finalisasi, jadi kita belum bisa memberikan detail, tapi sudah semakin mendekat," ujarnya.

Sandi menuturkan, minatnya berasosiasi di emiten tersebut lantaran MUTU mulai masuk ke daya hijau. "Karena saya memandang ekonomi hijau ini bakal menjadi konsentrasi investasi kami ke depan jadi kita mau ada sinergi dan kerjasama nan lebih erat," ungkapnya.

Nantinya, dalam bekerja-sama dengan MUTU, Sandi bakal mendorong ekosistem hijau. Apalagi, industri sektor tersebut merupakan salah satu portofolio investasi di Saratoga.

"Potensinya besar banget ada dunia shift sekarang dari tadinya ESG alias net zero ini banyak pembicaraan kalangan tertentu, sekarang sudah mainstream," tuturnya.

(hoi/hoi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News