Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 18 Agustus 2026 |20:48 WIB

Saham Waskita (WSKT) Terancam Delisting dari Bursa, Ini Reaksi Danantara (Foto: Okezone)
JAKARTA - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria memberikan tanggapan mengenai potensi delisting saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perdagangan saham WSKT telah disuspensi oleh BEI sejak 8 Mei 2023 akibat kegagalan pemenuhan tanggungjawab pembayaran kembang pokok dan obligasi, serta menyandang notasi unik X pada papan pemantauan khusus.
Menanggapi ancaman pencabutan status perusahaan terbuka tersebut, Dony menegaskan bahwa prioritas utama Danantara saat ini adalah pemulihan kondisi finansial BUMN karya tersebut secara substansial.
“Kita mau melakukan proses penyehatan ini secara esensial dan real. Intinya saya tidak mau bahwa, ‘oh sudah dibetulin’, seolah-olah betul, kelak meledak lagi, enggak. Saya tidak mau bekerja seperti itu. Saya mau bekerja betul-betul, jika sudah disehatkan secara fundamental, dia kudu sehat,” kata Dony saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Dony menambahkan bahwa jika skenario delisting menjadi bagian dari akibat proses perbaikan struktur finansial WSKT, pihaknya siap menghadapi akibat transformasi tersebut demi penyehatan jangka panjang.
“Apa akibat nan diikutinya? Itu tentu kita kaji. Apakah kelak dia delisting, alias apa, itu part of the process, transformasi nan kudu kita hadapi. Tetapi nan paling krusial itu, perusahaan ini tidak lagi hanya sekadar cover-nya nan baik. Kita mau secara fundamentalnya memang baik,” jelas Dony.
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·