Sadio Mane Marah-Marah Usai Gelar Juara Piala Afrika 2025 Milik Senegal Dicabut CAF

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Sadio Mane Marah-Marah Usai Gelar Juara Piala Afrika 2025 Milik Senegal Dicabut CAF

Pemain Timnas Senegal, Sadio Mane. (Foto: Instagram/sadiomaneofficiel)

KAPTEN Tim Nasional (Timnas) Senegal, Sadio Mane merasa kecewa dan jengkel dengan pencabutan status gelar juara negaranya dari arena Piala Afrika 2025. Bintang Al Nassr itu merasa apa nan dilakukan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dengan mencabut gelar juara Timnas Senegal telah menodai sepakbola Afrika.

Keputusan pencabutan gelar juara milik Senegal itu menyusul banding nan menyatakan tim nan diperkuat Mane tersebut kalah WO (0-3) akibat tindakan mogok pemain di tengah laga final nan berjalan Januari lalu.

Hal itulah nan membikin Mane tidak bisa membendung amarahnya. Melalui pernyataan emosional di media sosial, mantan pemain Liverpool tersebut mengecam keras keputusan federasi nan dianggapnya telah menodai sportivitas di lapangan hijau.

"Apa nan terjadi di sini sudah keterlaluan. Ini bukan sepak bola nan kami perjuangkan, bukan pula Afrika nan kami yakini," tulis Sadio Mane melalui akun IG pribadinya, @sadiomaneofficiel, Rabu (18/3/2026).

"Terlalu banyak korupsi dalam olahraga kita, dan itu membunuh antusiasme jutaan fans di seluruh benua,” tambahnya.

1. Protes Penalti nan Berujung Fatal

Keputusan pahit ini berakar dari kejadian di laga final pada 18 Januari lalu. Saat itu, pemain Senegal sempat meninggalkan lapangan sebagai corak protes atas penalti nan diberikan kepada Maroko di menit-menit akhir.

 Instagram/@fsfofficielle) Timnas Senegal juara Piala Afrika 2025 (Foto: Instagram/@fsfofficielle)

Meski pertandingan akhirnya dilanjutkan, di mana Brahim Diaz kandas mengeksekusi penalti dan Pape Gueye justru mencetak gol kemenangan untuk Senegal, CAF menilai tindakan walk-off tersebut telah melanggar regulasi.

Berdasarkan Pasal 84 peraturan kompetisi, Dewan Banding CAF memutuskan bahwa tindakan tim didikan Pape Thiaw dianggap sebagai corak pengunduran diri di tengah laga. Alhasil, kemenangan 1-0 Senegal di lapangan dianulir dan diubah menjadi kekalahan 0-3 secara administratif untuk kelebihan Maroko.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com