Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Level Rp17.933 per Dolar AS

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2026 |15:26 WIB

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Level Rp17.933 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup naik 94 poin alias sekitar 0,52 persen ke level Rp17.933 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (5/8/2026).

Analis pasar duit dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal ialah pasar merespon positif terhadap pernyataan Qatar pada hari Selasa menyatakan bahwa para mediator telah mencapai kemajuan dalam upaya mengakhiri perang nan mendorong penurunan nilai minyak meskipun Teheran membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa perundingan sudah berlangsung.

"Harga minyak Brent ditutup di bawah USD80 per barel pada hari Selasa, untuk pertama kalinya sejak 13 Juli," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Trump dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, membahas upaya untuk memperkecil perbedaan antara Washington dan Teheran serta meningkatkan prospek penyelesaian jangka panjang dalam sebuah percakapan telepon pada hari Selasa, menurut keterangan instansi Emir Qatar.

Trump mengatakan pada hari Senin bahwa perundingan dengan Teheran telah dimulai dan Iran menghadapi "kesempatan terakhir" untuk mencapai kesepakatan. Namun, para pejabat Iran menegaskan bahwa tidak ada negosiasi nan sedang berjalan dengan AS.

Para pengamat kebijakan moneter sedang memantau info pasar tenaga kerja AS minggu ini untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai suku bunga. Para pedagang sekarang menunggu info Perubahan Ketenagakerjaan ADP malam ini dan Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat untuk mendapatkan sinyal nan lebih jelas tentang pasar tenaga kerja AS dan jalur kebijakan moneter.

Perubahan Ketenagakerjaan ADP untuk bulan Juli, dengan perusahaan swasta diperkirakan telah mempekerjakan 70.000 orang, turun dari 98.000 pekerjaan nan tercipta pada bulan Juni. Angka ketenagakerjaan nan lebih rendah dapat semakin mengurangi ekspektasi kenaikan suku kembang The Fed.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com