Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 17 September 2026 |15:35 WIB

Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (17/9/2026), turun 57 poin alias sekitar 0,32 persen ke level Rp17.753 per dolar AS.
Analis pasar duit dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal ialah pasar merespon positif adanya pembicaraan antara AS dan golongan Houthi nan membantu meredakan kekhawatiran bakal gangguan pasokan di Timur Tengah.
Adapun Reuters melaporkan bahwa AS dan golongan Houthi Yaman nan didukung Iran mengadakan perbincangan selama akhir pekan; dalam pertemuan itu, Houthi menegaskan kembali komitmen mereka terhadap gencatan senjata tahun 2025 dan menyatakan tidak bakal menyerang kapal-kapal AS alias Israel.
“Presiden AS Donald Trump pada Rabu malam mengulangi klaimnya bahwa Iran sedang mengupayakan kesepakatan tenteram dan bahwa AS ‘diharapkan sudah mendekati akhir’ dari perang mereka,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Namun, Washington dan Teheran tetap berbeda mengenai Selat Hormuz, di mana aktivitas pelayaran melalui jalur air vital tersebut tetap jauh di bawah tingkat sebelum perang.
Kemudian, Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan secara bulat untuk meningkatkan suku kembang referensi federal funds rate ke kisaran 3,75% hingga 4,0% pada hari Rabu. Ini merupakan kenaikan suku kembang pertama bank sentral AS sejak Juli 2023.
Dalam konvensi pers, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan kembali kekhawatirannya mengenai inflasi, dengan menyatakan bahwa terlalu banyak kategori produk dan jasa nan menunjukkan kenaikan nilai tahunan di atas 3% dalam periode 6 dan 12 bulan. Warsh mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut pada suku kembang dalam beberapa bulan mendatang.
45 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·