Runner, Ini jadwal Geopark Run di Ijen, Bukittinggi, Ciletuh, dan Belitung, Lari Sambil Menikmati Bentang Alam

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Runner, Ini agenda Geopark Run di Ijen, Bukittinggi, Ciletuh, dan Belitung, Lari Sambil Menikmati Bentang Alam  Jersey untuk setiap Geopark Run Series ditampilkan dalam aktivitas bertemu media di Jakarta, Jumat (22/5).(MI/Iis Zatnika)

Runner, yuk segera daftar Geopark Run Series bakal digelar di empat area geopark unggulan Indonesia, ialah Geopark Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong. Ini agenda penyelenggaraan Geopark Run Series jenis 2026–2027!
 
Rangkaian aktivitas bakal dimulai melalui Ijen Geopark Run pada 23 Agustus 2026 di Kawasan Ijen Geopark dan Kota Banyuwangi, Jawa Timur. Selanjutnya Minangkabau Geopark Run digelar pada 25 Oktober 2026 di area Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatra Barat. Ciletuh Geopark Run bakal berjalan pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat. Sementara Belitong Geopark Run dijadwalkan berjalan pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Penyelenggara menargetkan partisipasi hingga 10.000 peserta dari empat kali aktivitas . Ada pilihan 5 km, 10 km, serta 21 km dengan pemisah waktu untuk perolehan lencana masing-masing 1,5 jam, 2,5 jam, serta 4 jam. Harga tiket untuk masing-masing jarak, Rp300 ribu, Rp350, serta Rp400 ribu dengan beragam potongan nilai untuk pembelian lebih awal nan jadwalnya bisa dipantau di geoparkrun.com.

"Batas waktunya memang kami longgarkan agar para peserta bisa PB namalain poto banyak berlatar pemandangan geopark nan luar biasa, selain juga lantaran ada elevasi nan bisa mencapai 6 di Sumatera Barat, namun di Belitung tanpa elevasi. Jalur juga tidak seluruhnya jalanan. Kami memang arahkan peserta untuk menjelajahi geopark secara optimal dalam aktivitas ini," kata Ketua Pelaksana Geopark Run Series Ihsan Ramadhi Putra dalam bertemu media di Jakarta, Jumat (22/5).

Jika runner membeli empat sekaligus, kata Ihsan, pihaknya memberikan potongan nilai cuma-cuma 1 seri. Selain itu, terdapat kreasi lencana unik bagi runner nan menuntaskan empat seri aktivitas lari nan digagas Gamatera dan Beyond Run itu. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyatakan Geopark Run Series merupakan aktivitas wisata minat unik nan mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia, serta pemberdayaan masyarakat lokal. 

"Sports tourism sekarang menjadi salah satu pilar krusial dalam program pariwisata berbobot nan terus dikembangkan pemerintah. Berdasarkan info UN Tourism, sports tourism menyumbang sekitar 10% dari total shopping wisata dunia pada 2023 dan diproyeksikan tumbuh hingga 17,5 persen pada periode 2023–2030," kata Widiyanti. 

Menpar menegaskan, survei Expedia menunjukkan sebanyak 44% visitor bersedia berjalan ke luar negeri demi menghadiri arena olahraga favorit mereka. Wisatawan olahraga juga dikenal sebagai high spenders dengan rata-rata pengeluaran mencapai 1.500 dolar AS alias sekitar Rp24 juta per kunjungan.

“Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal visitor dan menggerakkan ekonomi lokal mulai dari sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pengusaha UMKM di sekitar destinasi,” kata Widiyanti.

Pada setiap aktivitas Geopark Run, kata Ihsan, pihaknya juga melibatkan UMKM untuk memasarkan produk makanan hingga kerajinan.  “Geopark Run datang bukan sekadar event lari. Ini adalah aktivitas berbareng untuk membawa orang datang melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal,” kata Ihsan. (X-6)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia