Bos Mobil China Ini Cari Pabrik Baru, yang Lama di RI Tak Cukup Lagi

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Gencarnya ekspansi produsen mobil asal China di Indonesia mulai dihadapkan pada tantangan baru. Setelah garang meluncurkan beragam model dan memperluas pangsa pasar kendaraan elektrifikasi, sekarang halangan justru datang dari sisi manufaktur. Kapasitas pabrik perakitan nan ada dinilai tidak lagi bisa menampung tambahan produksi, memaksa perusahaan mencari akomodasi nan lebih besar.

Situasi tersebut dialami Chery Group nan tengah menyiapkan perakitan lokal untuk Omoda O4 EV. Mobil listrik nan baru menjalani debut dunia di Indonesia itu dipastikan bakal diproduksi di dalam negeri, namun realisasinya tetap berjuntai pada kesiapan kapabilitas produksi.

Selama ini Chery Group mengandalkan akomodasi PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Bekasi dan Purwakarta. Namun, bertambahnya portofolio kendaraan nan bakal dirakit di Indonesia membikin kapabilitas dua akomodasi tersebut mulai mencapai batasnya.

"Kami mempunyai beberapa solusi. Sekarang kami mempunyai dua akomodasi perakitan (PT HIM di Bekasi dan Purwakarta) dan bakal lihat ke depannya lantaran kapabilitas kami sudah tak cukup, sehingga kami kudu mencari kapabilitas nan lebih besar," kata CEO Omoda & Jaecoo International Shawn Xu dikutip Selasa (28/7/2026).

Meski belum mengungkapkan apakah bakal menambah lini produksi, menggandeng mitra baru, alias membangun akomodasi sendiri, Shawn memastikan Omoda O4 EV tetap bakal diproduksi di Indonesia.

"Tetapi tentu saja kami bakal memproduksinya di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, President Director PT Chery Sales Indonesia Zeng Shuo mengatakan kebutuhan penambahan kapabilitas bukan hanya untuk Omoda O4 EV. Perusahaan juga tengah menyiapkan sejumlah model baru nan bakal dipasarkan dalam waktu dekat sehingga keahlian produksi kudu ditingkatkan sejak sekarang.

"Produksi tetap kami tetap dalam perencanaan lantaran ke depannya kami mau meningkatkan kapabilitas untuk mengantisipasi permintaan pasar. Ada beberapa produk baru nan sedang kami siapkan, termasuk Omoda O4, Chery Q, dan beberapa produk lainnya," kata Zeng Shuo.

Artinya, investasi pada sisi produksi menjadi bagian krusial dari strategi ekspansi Chery Group di Indonesia. Tanpa tambahan kapasitas, peluncuran model-model baru berpotensi terganggu, sementara persaingan di pasar otomotif nasional, khususnya kendaraan listrik, semakin ketat.

"Jadi kami sedang mempersiapkan agar mempunyai kapabilitas nan lebih besar," tambahnya.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News