Awaludin
, Jurnalis-Selasa, 15 September 2026 |09:05 WIB

Drone (foto: dok Freepik)
RIYADH - Sebanyak 13 penduduk sipil terluka setelah gelombang serangan rudal balistik, dan pesawat tak berawak alias drone nan dilancarkan pasukan Houthi ke wilayah Arab Saudi, pada Senin 14 September 2026.
Informasi tersebut disampaikan koalisi ketua Arab Saudi di Yaman. Serangan disebut menargetkan sejumlah prasarana sipil di kota Khamis Mushait, Abha, dan Taif.
Juru bicara koalisi ketua Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan serangan tersebut mengakibatkan penduduk sipil mengalami luka ringan hingga sedang. Selain itu, tujuh rumah dan dua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan.
"Berlanjutnya serangan nan disengaja dan berulang ini membuktikan pendekatan dan ideologi ekstremis Milisi Houthi nan melakukan eskalasi dan menargetkan objek sipil serta penduduk sipil," kata al-Maliki dalam sebuah pernyataan nan diunggah di X, dilansir dari Aljazeera, Selasa (15/9/2026).
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·