
Din Syamsuddin (Foto: Dok Okezone)
JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menilai penangkapan dua tersangka kasus dugaan tudingan piagam tiruan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, terkesan dipaksakan.
"Berita penahanan dua orang penggugat keaslian piagam mantan Presiden Jokowi, Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, terkesan dipaksakan dan Polri tampak tidak adil, tapi berpihak," kata Din saat dihubungi, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, persoalan itu diselesaikan dengan membuktikan piagam Jokowi. Bila terbukti bersalah, dia berkata, Roy dan Tifa bisa dipersalahkan. Untuk itu, dia menilai penahanan Roy dan Tifa merupakan corak kezaliman.
"Bukan sebaliknya, kedua penggugat disalahkan dan mau ditahan. Ini sungguh merupakan kezaliman nan nyata, apalagi Polri tidak memberi kesempatan bagi Dr. Tifauzia Tyassuma untuk menempuh ujian tertutup disertasi di UI," ujar Din.
Sebelumnya, Roy Suryo dan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa ditangkap interogator Polda Metro Jaya pada Jumat 19 Juni 2026 pagi. Informasi tersebut disampaikan Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis (TA-AKAA) melalui Petrus Selestinus.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·