Jakarta -
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Federasi Rusia menandatangani Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik di Kazan, Rusia. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili Pemerintah RI dan Deputi Pertama Perdana Menteri Rusia Denis Manturov mewakili Pemerintah Federasi Rusia.
Agreed Minutes tersebut nan ditandatangani pada, Selasa (12/3/2025) ini merupakan arsip berbareng nan memuat perkembangan atas penyelenggaraan kerja sama bilateral, kesepahaman nan telah dicapai dalam SKB, serta arah tindak lanjut kerja sama di beragam sektor prioritas. Dokumen ini menjadi referensi krusial untuk memastikan kesinambungan penerapan hasil-hasil pembahasan kedua negara secara lebih terarah dan konkret.
"Substansi Agreed Minutes mencakup penguatan kerja sama di beragam sektor strategis antara lain perdagangan dan investasi, daya terbarukan, pertanian dan perikanan, industri, transportasi dan konstruksi, pendidikan tinggi dan sains, kesehatan, pariwisata, budaya, pengembangan digital dan media massa, olahraga, pengetahuan bumi dan pemanfaatan sumber daya mineral, serta pengelolaan sampah padat perkotaan," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Rabu (13/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airlangga menyampaikan bahwa penandatanganan Agreed Minutes SKB ke-14 Indonesia-Rusia merupakan upaya kedua negara untuk terus memperkuat dan menindaklanjuti kerja sama bilateral di beragam bagian prioritas. Hal itu sejalan dengan pengarahan Pemimpin kedua negara dalam mendorong penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia.
Melalui penandatanganan ini, Indonesia dan Rusia menegaskan kembali komitmen berbareng untuk terus memperkuat kemitraan bilateral nan saling menguntungkan kedua negara, dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional di masing-masing negara.
"Dokumen ini menjadi referensi krusial bagi kedua negara dalam melanjutkan dan memperkuat penerapan kerja sama pada beragam sektor prioritas serta memetakan beragam potensi nan selama ini belum dikembangkan dengan baik," tuturnya.
Turut datang mendampingi antara lain, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Duta Besar RI Moskow Jose Antonio Morato Tavares, dan Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso.
(ega/ega)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·